Berita Dunia Hari Ini – Oposisi Venezuela Desak Pemerintah Ungkap Kondisi Chavez

 

Sejumlah pihak semakin mendesak, pemerintah Venezuela mengatakan yang sesungguhnya tentang keadaan Presiden mereka Hugo Chaves. Sejak menjalani operasi kanker di Kuba tiga pekan lalu, sang presiden belum juga menampakkan diri di publik. Hal ini membuat munculnya sejumlah spekulasi.

Salah satu paling gencar melakukan desakan adalah kubu oposisi utama di negara tersebut. Pimpinan mereka, Ramon Aveledo menuding pemerintah tidak memiliki tanggung jawab karena berusaha menciptakan kesan kepada rakyat bahwa Presiden Chavez baik-baik saja dan masih tetap menjalankan tugas kenegaraannya.

Ramon Aveledo, yang merupakan pimpinan kelompok payung oposisi Meja Persatuan Demokratik (MUD) itu meminta pemerintah Venezuela menjelaskan diagnosa dan perawatan medis yang diterima Chavez. “Wajib hukumnya. Pemerintah harus bertindak agar memberi rasa percaya,” ungkap Ramon kepada wartawan.

Kondisi yang disebut pemerintah Venezuela itu bertolak belakang dengan pernyataan Presiden Bolivia, Evo Morales. Morales yang menjenguk sekutu dan sahabatnya di Havan pekan lalu itu, menceritakan kondisi Chavez sangat mengkhawatirkan.

“Mudah-mudahan doa dan ritual yang kita lalukan efektif dan berhasil menyelamatkan saudara kita semua, Presiden Chavez,” ungkap Morales setelah itu.

Sakit yang diderita Chavez diakuinya sejak dua tahun lalu. Chavez lalu seringkai dikabarkan menjalani berbagai macam perawatan dan operasi, terutama di Kuba, negara sekutu Venezuela lain. Namun meski mengakui sedang menderita sakit, ia tak pernah menjabarkan secara pasti kanker apa yang ia derita hingga saat ini.

Tapi pemerintah Venezuela bersikeras menegaskan Chavez dalam kondisi yang stabil, meskipun masih rentan. Sejumlah pembantu dekat Chavez mengatakan hal itu. Misalnya Menteri Teknologi yang juga menantu Chavez, Jorge Arreaza. Dalam akun twitter-nya Arreaza pada Rabu (2/1) menyebut tim medis di rumah sakit di Havana mengatakan kondisi Chavez terus stabil tetap stabil meskipun masih rawan terjadi kondisi lebih buruk.

10 Januari mendatang, Chavez dijadwalkan akan menjalani pelatikan untuk keempat kalinya sebagai presiden Venezuela. Namun, belum ada konfirmasi apakah rencana pelantikan akan tetap dilangsungkan hari itu, atau ditunda.

Hugo Chavez, telah menjadi pemimpin Negara Amerika Selatan ini sejak 1999.Pria berumur 58 tahun itu Oktober lalu memenangkan pemilu untuk keempat kalinya

 

 

Berita Dunia Hari Ini

Be Sociable, Share!