Berita Dunia – Inilah Gambaran Negara Terancam Serangan Teroris

Setelah terjadinya insiden teror berada di Paris untuk akhir pekan lalu, kini dari Kementrian Luar Negeri Inggris yang sudah merilis bentuk dari peta gambaran akan aksi terorisme di seluruh dunia. Termasuk di dalamnya adalah negara kita, Indonesia. Berasal dari pihak mereka yang sudah menggambarka kategori adanya potensi ancaman dengan menggunakan 4 tingkat besaran ancaman seperti high, general, low dan underlying.

Di lihat yang ada di dalam peta negara dengan gambaran ancaman terorisme tinggi yang di tandai dengan warna merah tua, sedangkan dari area yang sudah di anggap sudah terjadi aksi yang sama dengan warna merah. Dari kawasan utama yang sudah di targetkan untuk serangan teror adalah berwarna oranye, dan lokasi paling rendah dari ancaman dan aksi teroris adalah warna kuning.

Seperti yang sudah di kabarkan di dalam laman media Telegraph, untuk hari Selasa ini (18/11/15), bentuk dari ancaman terorisme yang mempunyai peringkat tinggi ini sudah di laporkan terpetakan di dalam lebih dari 30 negara di seluruh dunia. Untuk memasuki musim panas lalu yang sudah menjadikan waktu sangat di favoritkan banyak turis untuk liburan, negara-negara yang di antaraya seperti Turki dan Spanyol juga sudah di berikan rating yang sama dengan negara Pakistan, Libya, Somalia. Dimana dari beberapa negara itu mempunyai tingkatan ancaman teror oleh para pelaku teroris tertinggi, mempunyai kategori merah tua.

Prancis sendiri yang sudah mendapatkan penilaian dengan warna tertinggi kepada tingkat ancaman teror setelah terjadinya serangan di pekan lalu berada di Paris, yang sudah menewaskan sebanyak 130 orang.

“Disebabkan karena ancaman yang sudah berlangsung di Prancis di lakukan oleh beberapa teroris, dan juga intervensi militer Prancis akhir – akhir ini kepada ISIS, pemerintah memberikan suatu peringatan kalau masyarakat harus lebih ekstra di dalam memperketat keamanan dan kewaspadaan dari dalam negeri dan luar negeri,” hal ini di tuliskan di dalam website Kementrian Prancis.

About The Author