Berita Dunia – Keluarga Pastikan Video Sotloff Itu Benar Asli

 

Mengenai masalah video pemenggalan sang jurnalis dari Amerika Serikat Steven Sotloff, akhirnya dari juru bicara berasal dari keluarganya yang bernama Barak Barfi telah menyebutkan kalau eksekusi dari video tersebut yang sudah di lakukan oleh kelompok Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) di yakini itu tidak asli. Dirinya yang juga turut menambahkan keluarganya telah menyaksikan video eksekusi berdurasi 2,5 menit tersebut.

Walaupun seperti itu, seperti yang sudah di kabarkan di dalam media International Business Times Australia, untuk hari ini Rabu (3/9/14) masih belum ada suatu kepastian berasal dari intelejen America Serikat, kalau dari video tersebut di ketahui mempunyai judul “A Second Message to America” itu asli atau tidak. Dari juru bicara berasal Gedung Putih, yang bernama Josh Earnest kini tidak berani untuk menyatakan keaslian dari video itu. Sementara dari juru bicara Departemen Luar Negeri yang bernama Jen Psaki telah memastikan dari badan intelejen akan segera bertindak dengan cepat untuk bisa menentukan keaslian dari video tersebut.

Berada didalam video tersebut bisa di ketahui kalau Sotloff yang sudah duduk berlutut dengan keadaan kepala plontos dan menggunakan pakaian berwarna orange berada di gurun pasir. Berdiri di sampingnya ada seorang pria yang menggunakan pakaian serba hitam membawa pisau dan bertopeng hampir menutup seluruh wajahnya.

Cara eksekusi yang sudah di lakukan oleh pembunuh tersebut sama seperti yang sudah di lakukan pada korban pertama dari James Wright Foley, yaitu dengan cara di penggal. Bisa di mengerti video dari pemenggalan Foley terjadi pada 19 Agustus yang lalu. Sebelumnya berada didalam video tersebut eksekusi yang di lakukan oleh Foley pelaku memberikan peringatan kepada Barack Obama kalau mereka akan melakukan pemenggalan kepada Sotloff jika memang dari AS tidak berhenti menyerang titik fasilitas penting yang di miliki militant ISIS.

“Saya kembali, kepada presiden Obama saya kembali karena adanya kebijakan dari negeri anda yang sangat arogan kepada ISIS. Karena anda terus melakukan pengeboman dari Amerli, Zumar dan Bendungan Mosul, padahal kami sudah melakukan peringatan sangat serius,” ujar dari pelaku.

No related content found.

Be Sociable, Share!