Berita Dunia Kini – Amerika Serikat Tidak Ingin Masalah Dengan Rusia Menjadi Konfrontasi

Suatu kabar yang sudah panas dari negara adidaya Amerika Serikat dengan Menteri Luar Negeri negara AS tersebut yaitu John Kerry mengungkapkan pada hari kemarin, Selasa (25/6/2013) yang sudah meminta kepada negara Rusia untuk bisa memberikan suatu sikap yang kalem dan tetap santai untuk bisa menyerahkan dari tersangka pembocor informasi dari seorang intelejen  yang bernama Edward Snowden.

Di dalam suatu pernyataan yang sudah di kabarkan dalam suatu kunjungan yang berada di Arab Saudi , John Kerry yang sudah memberikan ungkapan lagi kalau negaranya tidak ingin membuat suatu konfrontasi dengan negara Rusia terkait masalah tersebut.

John Kerry sendiri sudah memberikan suatu ketegasan bahwa suatu penyerahan dari mantan kontraktor yang sudah bekerja bersama mereka untuk Pemerintah Amerika Serikat yang sudah di percayai saat ini masih berada di negara Rusia yang menjadi suatu masalah tentang aturan hukum dasarannya.

“Sementara ini saya hanya inginkan untuk bisa di rasakan dengan situasi yang sangat tenang dan sikap yang masuk akal yang di mana jangan sampai masalah ini bisa menimbulkan suatu konfrontasi yang berlevel tinggi akan sesuatu, yang lebih jelasnya semua masih di dasarkan aturan hukum dan harus normal dalam menyelesaikannya,” ujar dari John Kerry kepada wartawan di saat dirinya menjadi pembicara dalam jumpa pers di Jeddah, Arab Saudi.

“Ini bukan kami untuk mencari suatu konfrontasi. Kami tidak ingin menugaskan siapa saja. Kami hanya ingin ini bisa selesai dengan prosedur normal adanya,” ujar darinya lagi.

Orang tersebut memberikan suatu ungkapan lagi kalau  negara Amerika Serikat ingin untuk bisa memulangkan dari tujuh orang dari permintaan Rusia yang selama dua tahun yang akhir ini tanpa adanya argument konfontasi yang ada.

Untuk lebih jauh lagi, John Kerry juga berikan suatu perkataan kalau Menteri Luar Negeri Rusia tersebut yang sudah memberikan suatu pernyataan kalau kedua negara tersebut tidak mempunyai suatu perjanjian ekstradisi.

“Mau kami yang saat ini menjadi sebuah bangsa yang sudah berdaulat, negara Rusia tidak akan mengerti masalah ini sebagai suatu kepentingannua untuk bisa memihak seseorang yang sudah melanggar hukum dari negara lain,” tegasnya.

 

 

About The Author

Reply