Berita Dunia – Korban Tewas Teror Bangladesh, Tidak Bisa Baca Al Quran

Dari beberapa saksi yang sudah menyebutkan kalau para sandera telah di mintai untuk bisa membacakan ayat-ayat dari Al Quran. Jika dari mereka yang lolos bisa di biarkan makan, akan tetapi jika dari mereka yang masih gagal maka akan di siksa dan di bunuh. Drama teroris yang telah menyandera para sandera selama sepuluh jam ini membuat sebanyak 28 orang tewas, termasuk dari 6 pelaku. Ada sebagian besar dari mereka adalah warga negara asing. Polisi sudah menyebutkan kalau satu orang telah di tahan.

Dari semua tindakan teroris ini sudah di klaim berasal dari Militan Negara Islam di Irak dan Suriah atau sudah sering disebut dengan ISIS. ISIS sudah mengkonfirmasi kalau mereka telah bertanggung jawab telah melakukan serangan berada di Kafe Holey Artisan, Dhaka untuk hari Jumat tanggal 1 Juli lalu. Akan tetapi dari pemerintah Bangladesh masih belum bisa memberikan komentar akan masalah klaim dari ISIS tersebut.

Teroris telah menyerang dengan cara menyerbu ada di sebuah kafe dimana di penuhi dengan banyaknya warga asing dan Bangladesh meneriakkan Allahu Akbar.

“Pada awalnya mereka hanya menembakkan peluru kosong, memberikan kepad staf restorang untuk bisa mematikan lampu dan menutup dari kamera CCTV,” terang dari saksi mata yang sudah disebutkan di dalam laman media ATN News.

Dari beberapa penyintas yang sudah berhasil untuk selamat dan kabur dengan cara melalui atap atau pintu belakang. Sedangkan dari 35 yang lainnya masih terjebak berada di dalam. Nasib dari mereka sudah tergantung apakah mereka bisa menunjukkan identitas menjadi seorang muslim.

“Beberapa pria yang bersenjata itu tanyakan siapa saja yang bisa membaca Al Quran,” terang dari saksi mata yang sudah berhasil selamat bersama dengan keluarganya ada di Sabtu paginya berada di kawasan kafe tersebut.

“Jika dari mereka berhasil bisa membuktikan bisa membaca maka akan di pisahkan. Mereka yang juga di berikan makanan. Sedangkan yang lainnya di siksa,” tambahnya.

About The Author