Berita Dunia Mandela – Jasad Mandela Akan Dibumikan Besok

Jasad dari sang mantan Presiden Afrika Selatan, yang bernama Nelson Mandela yang saat ini sudah di kabarkan akan di makamkan untuk tanggal 7 Desember 2013 nanti di Qunu, yang sudah di ketahui adalah salah satu desa tempat dari penentang apartheid yang sudah di lahirkan di atas dunia. Akan tetapi sebelum dirinya sudah di makamkan secara dengan bentuk kenegaraan, maka dari jasadnya akan bis di baringkan di depan dari Gedung Union, Pretoria.

Seperti yang sudah ada dalam laporan kantor berita dari BBC, jumat 6 Desember 2013 yang sudah memberikan sebutan kalau Senin untuk minggu depan menjadi suatu awal hari berkabung dari dunia ini akan meninggalnya sang tokoh yang penting di dunia ini. Juga akan bisa di misakan di Stadion FNB.

Seperti yang sudah hadir dalam laporan dari BBC, Mike Wooldridge yang sudah memberikan sebutan kalau adanya proses pemakaman Mandela akan bisa memberikan makna khusus. Dari beberapa pemimpin negara dan para pengagum dari banyak belahan di dunia ini akan bisa hadir dalam suatu acara pemakaman tersebut.

“Seperti yang sudah ada dalam tantangan yang sangat besar dari suatu upacara pemakaman tersebut akan terletak apda suatu masalah logistic mengerti dari jauhnya suatu lokasi yang ada di Desa Qunu,” ujar dari sang redaksi tersebut bernama Wooldridge.

SEsudah mengerti dari adanya berita akan meninggalnya Nelson Mandela, dari warga dengan jumlahnya kecil sudah mulai untuk datangi dari jalan Vilakazi yang berada di tempat tinggal Mandela di saat periode tahun 1940 – 1950.

Massa yang nantinya juga akan bisa melakukan suatu lagu di era apartheid termasuk dari salah lagu yang liriknya adalah, : “Kami belum pernah menyaksikan Mandela di tempat di mana dia berada, di mana jasadnya akan disimpan”. 
Dari para massa tersebut yang nantinya juga akan bisa menyanyikan lagu dari era apartheid yang termasuk juga dari adanya satu lagu yang membuat banyak orang teringat akan suatu jasa-jasa sang tokoh penentang dari apartheid tersebut.

About The Author

Reply