Berita Dunia – Rahasia Rudal Nuklir AS Terendap

Seperti dari pada masa perang dingin yang di ketahui dari Amerika Serikat terbukti menggunakan dari senjata nuklir untuk bisa menhancurkan dari musuhnya. Itu memang sangat mengerikan yang terjadi.

Akan tetapi yang sudah terjadi, dari pengembangan senjata nuklir kini sudah di batasi dari PBB. Bahkan dari beberapa negara yang sudah dilarang keras untuk bisa mengembangkan nuklir, meski berdalih untuk bisa mengembangkan dari nuklir alternative.

Nah terkait denga sutu pengamanan senjata nuklir tersebut, sekarang ini sudah di ungkapkan kalau selama dua decade dari militer AS sudah gunakan password yang sangat relative gampang untuk bisa kendalikan nuklir tersebut, dari passwordnya adalah delapan angka nol, 0000000.

Seperti dari lansiran yang ada dalam media TEcheye dari tanggal ini, 3 Desember 13, kata sandi tersebut memang sebelumnya di rahasiakan dan sangat rumit. Akan tetapi mengerti dari sifat pelucuran dari rudal tersebut harus bisa segera di lakukan, tanpa  adanya prosedur lebih rumit lagi, maka dari itu dari Strategic Air Command untuk kemudian di ubahnya menjadi dari deretan delapan angka nol.

Menilik dari sejarah yang mendasari pada taun 196, Presiden John F Kennedy telah tanda tangani NSA Memorandum 160, sebuah mekanisme untuk pastikan tiap senjata nuklir AS yang harus bisa di pasang dengan PAL (Premissive Action Link).

Seperti pada dasarnya, Pal merupakan perangkat kecil yang sudah di pastikan untuk amankan  rudal nuklir sangat ketat. Rudal yang hanya bisa di luncurkan dengan menggunakan kode password dengan benar dan otoritas tepat.

Akan tetapi pada faktanya, perintah akan pemasangan system Pal tersebut tidak bisa di jalankan sangat normal. Setelah selama 20 tahun perintah dari John F Kennedy itu setengah dari rudal tersebut ada di Eropa dengan adanya proteksi sederhana.

Seperti dari Dr. Bruce G Blair yang menjadi mantan perwira akui telah mebeberkan bagaimana dari system keamanan di fasilitas rudal bawah tanah AS tersebut. Ia katakana kalau ada empat orang mengerti dari pengaktifan rudal nuklir tersebut.

About The Author

Reply