Berita Dunia – Ratusan Pasukan ISIS Tewas Dalam Serangan Udara AS

 

Serangan udara yang di lakukan militer Amerika Serikat sudah menewaskan ratusan anggota kelompok militant Negara Islam Irak-Suriah (ISIS) di Kota Kobane, Suriah. Akan tetapi kota dari Pentagon, kota yang berada di dekat perbatasan Suriah dan Turki masih kemungkinan jatuh di tangan pemberontak ISIS.

Selama kurang lebih 48 jam terakhir, pasukan dari koalisi AS telah melancarkan 40 serangan udara dan mayoritas yang sudah di sasar ke kota di mana sebagian besar di huni oleh kaum Kurdi tersebut. Serangan ke Kobane itu menjadi merupakan terbesar kedua setalah tanggal 22 September yang lalu.

Juru bicara yang berasal dari Pentagon, John Kirby telah menjelaskan situasi di Kobane masih cair, di mana milisi darin Kurdi masih mengontrol kota tersebut. Meski demikian, kata dirinya anggota ISIS yang sudah menguasai sejumlah kantong di daerah tersebut.

“Kami akan mengerti, sudah membunuh sebanyak ratusan dari anggota mereka,” ujar dari Kirby yang di kutip berada di media Al Jazeera untuk hari ini, Kamis (16/10/14).

Adanya serangan tersebut, seperti anggapan dirinya telah menurunkan kemampuan ISIS untuk bisa bergerak dan mempertahankan diri. Dari pengepungan kota Kurdi tersebut memang menjadi suatu kefokusan koalisi dari AS untuk bisa menghentikan langkah ISIS dalam menguasai sepetak demi sepetak wilayah di Irakdan Suriah.

Untuk sebelumnya, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sudah  memberikan peringatan kemungkinan adanya suatu pembantaian jika sampai kota tersebut bisa jatuh ke tangan pemberontak yang saat ini sudah menguasai setengah wilayah di sana.

Kirby yang sudah  melanjutkan, hanya ada sebanyak ratusan warga yang masih tinggal berada di Kobane, juga sudah sering di kenal dengan sebutan  Ayn al-Arab itu. Dirinya juga memberikan penilaian, kondisi cuaca sudah di nilai mendukung pasukan koalisi dalam melancarkan serangan itu.

“Tekanan yang akan tetap bisa di lakukan dengan tepat dan kami akan bisa mampu untuk bisa melakukan itu,”ujar dari dirinya menegaskan.

PErnyataan dari Pentagon yang ini muncul seiring dengan peningkatan pengawasan pada strategi Presiden Barack Obama untuk menuntaskan ISIS yang ada di Irak dan Suriah.

Be Sociable, Share!