Berita Dunia Terbaru – Serangan Bom Pakistan Membanggakan Taliban

Sudah dapat di ketahui dari serangan bom yang telah terjadi di Karachi, Pakistan telah menewaskan sedikitnya 11 orang dalam daerah tersebut. Sekitar 36 orang yang lainnya telah mengalamai luka-luka yang sangat parah, karena serangan bom tersebut terjadi di saat adanya acara pemilu yang bersejarah pada negerti tersebut.

Seperti yang telah di laporakan dari kantor berita AFP, Sabtu (11/5/2013), dari kelompok militan Taliban Pakistan telah mengklaim akan bertanggung jawab atas serangan bom yang telah terjadi pada hari tersebut.

“Dengan sangat bangga mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom ini, kami telah melakukannya dan akan melakukan lagi yang seperti ini,” kata juru bicara Taliban, Ehsanullah Ehsan.

Beberapa jasad orang yang tewas dalam ledakan tersebut telah di bawa ke Rumah Sakit Jinnah setelah ledekan bom tersebut sudah berakhir. Sudah dapat di ketahui kalau serangan ini adalah seorang kandidat dari pemilu tersebut, Amanullah Mehsud yang bertujuan untuk memperebutkan kursi majelis dari provinsi Sindh. Kandidat dari partai Awami National Party (ANP) itu pun sudah lolos tanpa adanya luka pada dirinya sedikit pun dalam insiden tersebut.

Dalam pemilu yang telah di selenggarakan di hari itu,rakyat dari Pakistan akan memilih sebanyak 342 anggota majelis nasional dan empat majelis dari provinsi di Khyber Pakhtunkhwa, Punjab, Sindh dan Baluchistan. Dan selanjutnya pemungutan suara akan di tutup pada pukul 17.00 pada waktu setempat.

Para kelompok militan dari Taliban tersebut telah mengancam akan melakukan suatu serangan-serangan bom bunuh diri untuk bisa mengganggu jalannya pemilu sejarah tersebut. Taliban telah menentang kalau pemilu yang telah di selenggarakan tersebut walaupun demokratis namun tidak Islami

“Untuk tegasi atas sistem ini, Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) telah menyusun suatu rencana beberapa aksi pada 11 Mei, jadi kami akan meminta kepada rakyat untuk menjauh dari tempat-tempat pemungutan suara agar selamat,” kata juru bicara Taliban Pakistan, Ehsanullah Ehsan.

Dari hasil pemungutan suara  ini sudah mengindikasikan ini adalah kali pertama pemerintahan sipil terpilih Pakistan telah menyelesaikan masa jabatan secara penuh dan menyerahkan kekuasaan ke pihak lain lewat pemilu. Pakistan selama ini telah mengalami tiga kudeta militer dan telah dipimpin oleh empat penguasa militer.

 

 

 

About The Author

Reply