Berita Dunia Terkini – Akhirnya Peretas Suriah Beraksi Serang Amerika Serikat

Dari adanya suatu rencana yang  ada dari hacker Suriah yang sudah tergabung dalam suatu kelompok Syran Eletronic Army untuk bisa memberikan suatu mimpi buruk kepada Amerika Serikat yang nampaknya bukan hanya wacana saja. Baru saja dari grup peretas terkenal tersebut yang sudah berbasis di negara Suria ini melakukan deface kepada situs resmi dari mirinir Amerika.

Seperti yang sudah di kabarkan dalam media Wall Street Journal yang sudah sebutkan kalah serangan ini sepertinya sudah di tujukan kepada Amerika untuk bisa hentikan serangan kepada negara para hacker tersebut dalam beberapa hari yang akan datang nanti. Ada suatu bukti yang ada di situs marine.com yang sudah di deface yang sudah mengatakan kalau obama adalah pengkhianat negara dan marinir memang tidak seharusnya berperang demi suatu kepentingannya.

“Tentara dari Suriah yang sudah di haruskan menjadi teman semua bukan malah menjadi musuh anda. Tolak akan adanya suatu perintah dan tetaplah fokus dalam memberikan tujuanmu pada saat anda baru masuk untuk bergabung dengan militer, untuk mempertahankan negara anda. Anda akan bisa di terima untuk berperang bersama kami dari pada melawan kami,” ujar dari SEA yang sudah di sebutkan dalam situs tersebut.

Walaupun yang sudah berhasil untuk di retas yang akhirnya saat ini situs tersebut berhasil untuk di ambil alih oleh Amerika lagi. Dari Marinir Amerika Serikat yang sudah sebutkan kalau sudah bersiap-siap untuk bisa melawan akan serangan lanjutan.

“Sudah di ketahui kalau situs ini tidak berhasil untuk di hack hanya para pengunjungnya saja yang sudah di alihkan ke situs lain yang sudah berisikan perkataan yang tersebut,” ujar dari Marinir yang sudah di kabarkan kepada suatu wartawan yang ada.

Dari kabar yang ada sebelumnya,dari  para peretas SEA yang sudah memberikan janji kalau akan bisa untuk menyerang dari banyak situs Amerika Serikat tanpa adanya kecuali. Hal ini yang sudah di lakukan jika memang negara adidaya tersebut yang sudah berhasil untuk serang kembali negara yang sudah di pimpin oleh Basyar al-Assad tersebut.

About The Author

Reply