Berita Dunia Terkini – Awal Dari Pemusnahan Senjata Kimia Suriah

Berita dari PBB (Perserikatakan Bangsa Bangsa) yang sudah memberikan pernyataan kepada para ahli yang sudah berhasil menghancurkan dari hulu ledak yang di sebabkan dari rudal, bom dan beberapa peralatan yang sudah bercampur dengan bahan kimia yang di miliki oleh Suriah. Dari adanya suatu aksi tersebut sudah di lakukan pada saat kampanye untuk melenyapkan senjata-senjata kimia yang sudah di hancurkan untuk hari yang pertama.

“Dari para ahli yang sudah memberikan pengawasan kepada para personel Suriah yang sudah gunakan obor pemotong dan juga sudut pengguling untuk bisa di pastikan senjata tersebut tidak bisa di gunakan lagi,” ujar dari salah satu pernyataan yang sudah di sebutkan oleh PBB dan juga dari Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPWC) yang langsung untuk di kabarkan dalam suatu stasiun tv yang bernama Al Arabiya, Senin (7/10/2013).

Dari para pakar yang berasal dari PBB dan juga dari OPWC tersebut yang sudah hampiri Damaskus untuk bisa segera di mulaikannya pemeriksaan dari larangan senjata kimia yang sudah di miliki Presiden Bsyar al-Assad dan akan hancurkan mereka bersamaan dengan resolusi Keamanan PBB. Ini sudah menjadi suatu rencana dari beberapa waktu yang lalu.

“Dari proses penghancuran dari adanya suatu program senjata kimia yang ada di Suriah sementara ini sudah mulai bergerak,” ujar dari salah satu pernyataan di dalam televisi tersebut yang sudah membenarkan dari pembicaraan yang ada dari seorang pejabat Damaskus.

“Dari para pekerja yang ada di Suriah yang berhasil untuk hancurkan dan rusak dari beberapa jenis barang yang ada di sana, termasuk dari senjata besar, hulu rudal, bom udara dan peralatan yang lain untuk pengisian,” tegas dari pernyataan tersebut.

“Proses yang saat ini  sudah berjalan dengan baik, akan terus di lakukan untuk hari esok,” ujarnya lagi.

Dan saat ini tim internasional yang juga ingin bisa memantau, memberikan ferivikasi dan laporkan apakah dari permintaan Assad sudah memberikan informasi lebih akurat.

About The Author

Reply