Berita Dunia Terkini – Danone dan Starbucks Akan Membuat Perusahaan Yoghurt

 

Suatu kabar yang sangat bagus untuk para pecinta makanan Yogurt. Kini sudah muncul seperti Starbucks Corp dan juga Danone SA yang sudah bersatu dengan kompak yang nantinya akan mengeluarkan suatu produk minuman berfermentasi. Sudah di rencakan kalau yogurt akan di bekukan hasil dari kerja sama antara merek terkenal seperti Danone dan juga Starbucks yang nantinya akan di jual dari gerai-gerai Starbucks tersebut. Untuk tahap awalnya, yogurt yang di bekukan tersebut akan di jual dari pasar Amerika Serikat untuk tahun 2014 nanti.

Di negara Amerika Serikat untuk saat ini gerat dari Starbucks yang saat ini sudah mencapai banyaknya adalah 10.000 unit. Untuk selanjutnya maka yogurt ala Danone and Starbucks akan bisa di ambil di beberapa di ritel makanan di seluruh dunia untuk tahun 2015 mendatang.  Sudah di jadikan suatu alasan kalau potensi yang sudah di perhitungkan akan sangat besar oleh kedua perusahaan besar tersebut. Dari penjualan dari negara Amerika Serikat saja bisa mencapai 7 miliar USD.

Lebihnya lagi ada suatu tingkat konsumsi dari yogurt tersebut semakin lama akan semakin tinggi.  Hal tersebut yang sudah di sebabkan karena tingkat konsumsi minuman berfermentasi tersebut saat ini masih banyak di mintakan di AS. Karena lebih banyak Eropa dari pada AS untuk para pecinta yogurt.

Dari sang kepala Eksekutif Danone Group yang bernama Franck Riboud yang sudah ungkapkan kalau konsusi dari masyarakat AS saat ini masih sangat kurang bisa bersaing dengan Eropa. Maka dari itu jika di pasarkan bersama dengan Starbucks nantinya akan semakin lebih cepat untuk di kenal olrang lain. Mereka yang sudah berkunjung ke semua gerai di seluruh dunis, totalnya adalah sekitar 70 juta jiwa dalam satu minggunya. Maka dari itu ini menjadi suatu strategi yang bagus jika pasarkan lewat starbucks.

“Ini memang sangat potensial jika bisa di lakukan dengan sangat baik, perlu di ketahui kalau pertumbuhan dari konsumen starbucks saat ini di dunia sudah mencapai sebanyak 70 juta orang. Itu hanya satu minggu saja,” ujar darinya yang sudah di sebutkan di The New York Times.

 

 

 

No related content found.

Be Sociable, Share!