Berita Dunia Terkini – Gerakan Pilkada Langsung Hong Kong Masih Ricuh

 

Berasal dari pusat kota Hong Kong kini telah kembali menjadi arena pertempuran pada hari ini, Senin (29/9/14) setelah dari anggota polisi huru hara berusaha untuk membubarkan aksi protes dengan menggunakan tembakan gas air mata dan tongkat pemukul.

Seperti yang sudah di beritakan berada di laman media Reuters, para demonstran sudah membangun adanya barikade untuk menahan para pasukan keamanan. Beberapa jalan yang ada di distrik bisnis Honh Konh yang saat ini sudah di tutup dengan beberapa ribuan demonstran telah memberikan penolakan seruan polisi demi membubarkan dirinya.

Bentrokan yang sudah terjadi semenjak di hari Minggu, 28 September silam, setelah dari polisi yang melakukan pemukulan kepada para demonstran untuk bisa di bubarkan karena melakukan aksi protes kepada pemerintahan. Tindakan dari polisi tersebut yang sudah di katakan memicu suatu kemarahan public saat ini.

“Jika memang saya tidak berjuang untuk saat ini, saya akan bisa menyesalinya nanti” ujar dari Edward Yeung, dirinya adalah sopir taksi yang di saat ini sudah berusia 55 tahun.

“Bahkan jika memang saya akan mempunyai suatu catatan criminal, itu nantinya akan bisa menjadi satu yang paling mulia saat ini,” ujar dari Edward yang di sebutkan kepada para polisi yang sudah membentengi.

Selain dari beberapa pelajar, untuk saat ini aksi protes juga di ikuti dari warga yang lainnya. Ada beberapa serikat pekerja dan federasi pelajar yang sudah kembali serukan adanya aksi protes tersebut. Di hari senin, penolakan akan kebijakan dari Beijing dalam suatu penerapan pemilihan kepala pemerintah Hong Kong secara langsung nantinya.

Aksi protes yang mempunyai suatu skala besar bukan menjadi hal aneh berada di Hong Kong, karena di saat tahun 2003 silam, para demonstran dalam jumlah besar juga telah turun kejalan untuk bisa memberikan tentangan Undang-undang Keamanan yang sangat kotroversial. Seperti yang sudah di kabarkan berada di The Guardian, aktivitas pengunjuk rasa dan polisi bisa membuat aksi protes di Hong Kong menjadi suatu hal menarik. Adanya pos-pos bantuan medis dan tempat pembuangan sampah yang sudah tersedia. Tampak orang-orang telah membagikan air atau polisi yang membantu para pengunjuk rasa yang pingsan.

Be Sociable, Share!