Berita Dunia Terkini – Membunuh Rekan Sendiri Sekaligus Memakan Otaknya

 

Berasal dari seorang pria yang berasal dari Ohio, AS yang memohon bebas bersyarat setelah di ketahui membunuh rekannya sendiri. Rekan satu kamarnya yang sudah dia bunuh dan memakan otaknya dalam kurun 40 tahun yang lalu. Sedangkan kini dirinya mengajukan permohonan bebas bersyarat kepada pengadilan. Drinya tetap untuk di tahan seumur hidup berada di penjara Lima, Ohio.

Berdasarkan keterangan petugas penjara, seperti yang sudah di kabarkan di dalam laman media Reuters, untuk hari kemarin Jumat (4/3/16), pria tersebut di ketahui bernama David Allen Chapin, berusia 60 tahun. Berdasarkan keterangan dari petugas yang bernama Jo Ellen Smith berasal dari Rehabilitasi dan Pembinaan Ohio, bahwa Chapin di anggap tidak tepat jika di bebeskan.

Di ketahui kasusnya adalah, Chapin yang sudah menembak mati Donald Liming berada di mata sang korban di apertemen mereka. Hal ini disebabkan karena peraduan agama telah terjadi berada di tanggal 3 Oktober 1978 silam. Masih kurang jelas apa yang sudah menjadi inti dari perdebatan yang terjadi dari mereka sehingga memicu kejadian yang sangat mematikan itu.

Melihat dari kabar yang disebutkan di media lokal, Cincinnati Enquirer, sudah memberikan pelaporan bahwa Chapin seorang baptis Kristen. Sedangkan dari Liming yang udah pernah untuk bisa menjadi seorang Katolik, Buddha sampai Atheis.

Berada pada saat penembakan, Chaping dan juga Liming yang masih bersama-sama berusia 23 tahun dan sahabat karib telah lama saling mengenal. Maka dari itu hidup sekamar di apartemen.

Selama menjalani sidang pembunuhan, Champin mengakui tidak berslah dengan suatu alasan kegilaan. Dirinya meminta kepada hakim pengadilan agar bisa mendatangkan seorang psikiater. Dirinya mengakui kalau memakan otak Liming menjadi bagian dari kesepakatan bersama dari teman sekamar.

Dengan itu, Chapin yang menjalani hukuman seumur hidup berada di lembaga permasyarakatan Allen berada di Lima, Ohio. Hakim telah memutuskan agar tidak bisa memberinya suatu pembebasan bersyarat sampai nanti tahun 2018 akhir.

Be Sociable, Share!

 
 

Tags

, , , ,

Related Posts

  • No Related Posts

About the author