Berita Dunia Terkini – Salam Fayyad Meninggal di Penjara

Kabar baru dari negara Palestina dengan sang Perdana Menteri nya Salam Fayyad yang telah memberikan kecaman atas suatu insiden dari warga Palestina yang tewas saat masih di penjara Israel karena menderita kanker. Salam Sayyad inginkan untuk membuka penjara tersebut agar badan penyelidik Internasional bisa melakukan penyelidikan tentang insiden tersebut. Kedua negara yang selalu berselisih sudah lama ini terus berseteru tidak henti.

Banyak sekali para tahanan Palestina yang melakukan aksi protes kepada pihak Israel setelah mendengar kabar bahwa ada berita duka yang telah menewaskan tahanan Palestina yang bernama Abu Hamdiyeh. Seorang narapidana tersebut sudah berumur 64 tahun dan sedang menjalani masa tahanan dengan hukuman sumur hidup.

Salam Fayyad telah memberikan suatu penilaian kepada kebijakan Israel yang mengerti akan hal ini. Pihak dari Israel telah melakukan suatu pengabaikan tentang tindakan medis yang bisa menyebabkan tahanan tersebu bisa meninggal dunia karena kanker.Fayyad harus bisa melakukan apapun supaya bisa di selidiki oleh penyelidik internasional.

Akibat insiden tersebut, muncul rasa geram dari Presiden Palestina Mahmoud Abas yang telah mengklaim akan tragedi kematian dari Abu Hamdiyeh di dalam penjara. Abbas langsung melayangkan ancaman tersebut langsung ke Perdana Menteri Israel yaitu Benjamin Netanyahu.

“Kantor Presiden Palestina menganggap pemerintahan Netanyahu sebagai pihak yang bertanggung jawab atas syahidnya Abu Hamdiyeh hari ini di penjara Israel,” ungkapan dari sang juru bicara Abbas, Nabil Abu Rudeina, seperti dikutip dari laporan  AFP, Selasa (2/4/2013).

Israel dengan sang perdana menterinya sempat memberikan klaim akan laporan yang katakan kalau Hamdiyeh tewas karena tidak ada suatu tindakan medis yang baik dari pihak penjara Israel. Pihak dari penjara Israel terus bersikeras untuk memberikan apa yang telah mereka lakukan. Bahwa mereka sudah membebaskan Hamdiyeh dari tahanan karena menderita kanker.
“Pihak layanan penjara sudah mengajukan petisi agar tahanan ini dibebaskan lebih cepat. Tetapi petisi itu masih dalam proses ketika dia meninggal,” perkataan dari juru bicara Otoritas Penjara Israel Sivan Weizman

 

 

About The Author

Reply