Berita Dunia – Terungkap Sebab Terjatuhnya Air France Dari BlackBox

Berasal dari rincian percakapan terakhir sebelum jatuhnya pesawat dari Airbus 330 milik dari maskapai Air France berada di pantai lepas Brasil di tahun 2009 kini sudah terungkap. Setelah diketahui ternyata dua dari tiga pilot telah tertidur dan salau satunya baru terbangun ketika pesawat menyentuh dari permukaan laut atlantik.

Percakapan yang ada dari Kapten Pilot Marc Dubois, Pierre-Cedric Bonin dan David Robert berada di dalam penerbangan bernomor 447 dari Rio de Janeiro ke Paris, pada 31 Mei 2009, sudah di beritakan berada di majalah Vanity Fair untuk edisi Oktober yang memang sudah di kutip dalam media Mirror, Senin (13/10/14).

Mengerti dari percakapan ketiganya, ada dua pilot yang telah memutuskan tidur di saat dari pesawat berada di situasi sulit karena terserang badai tropis. Memicu akan pertanyaan yang sangat mengerikan dari keamanan penerbangan sipil terutama kebiasan buruk dari para pilot maskapai Air France selama melakukan penerbangan tersebut.

Di ketahui sebanyak 228 orang penumpang dan kru tewas berada di dalam insiden. Kepala investigator dari jatuhna pesawat Air France, yang bernama Alain Bouillard, telah menyebutkan kalau pesawat tersebut tidak mungkin jatuh andai saja kalau kaptenya tidak meneruskan tidurnya dan bisa menangani pesawat tersebut, karena memang cuaca sangat buruk.

“Jika dari kapten pilot berada di posisinya selama dari pesawat berada di zona badai tropis, di karenakan pengalamannya mungkin akan menjadi suatu cerita yang nantinya bisa berakhir berbeda. Akan tetapi dengan adanya cuaca yang sangat buruk, Dubois telah memutuskan waktunya untuk tidur dan biarkan pilot yunior yang mengendalikan,”ujar dari Bouillard.

Bouillard yang menegaskan bahwa yang harus jadi perhatian adalah bukan karena adanya kelalahan yang bisa membuat kapten bisa tertidur pulas, akan tetapi karena itu bagian budaya yang ada di beberapa pilot Air France.

Dubois yang menyebutkan dia memang kurang tidur setelah menghabiskan waktu semalaman berfada di Rio bersama dengan kekasih selingkuhannya.

About The Author