Berita Ekonomi – 5 Investor Dari Malaysia Pasokan Dana Ke Perusahaan Air Minum Indonesia

 

Suatu kabar yang sudah muncul dari Kementrian Pekerjaan Umum (PU) yang kabarkan sudah menggandeng investor yang berasal dari malaysia untuk bisa kembangkan suatu industri penyediaan air minum.  Dengan adanya kerja sama tersebut yang sudah menjadi suatu agenda kunjungan dari Menteri Kerja Raya yang bersal dari Negeri Jiran tersebut ke Indonesia ini.

Djoko Kirmanto yang menjadi Menteri Pekerjaan Umum yang sudah katakan para investor yang sudah menanamkan modalnya untuk di berikan kepada Indonesia untuk di gunakan kepada perusahaan air minim di tanah air ini. Artinya adalah hanya untuk bisa tingkatkan suatu kerja sama dalam hal investasi yang ada di Indonesia dengan cara media dua meneri tersebut.

“Sudah di ketahui kalau ada lima investor yang berasal dari Malaysia nantinya akan memasukan modalnya di bidang air minum,” ujar darinya yang sudah di temui pada kantor pribadinya, Jakarta hari jumat pagi tadi, (20/9/2013).

Di suatu kesempatan yang sama, Datuk Haji Fadillah Bin Haji Yusuf yang menjadi Menteri Kerja Raya Malaysia yang sudah tambahkan sebanyak lima insvestor dari bidang air misum itu sampai saat ini sudah keluarkan dana yang besarnya adalah 400 miliar rupiah.

“Kerja sama yang sudah di katakan ini sudah berlangsung dari tahun 1996 lalu, yang di ketahui merupakan suatu  ruang lingkup kita bersama dengan Indonesia. Dari kami yang sudah menggelontorkan uang yang sebesar Rp. 400 miliar semenjak tahun 1996 lalu,” ujarnya menjelaskan.

Seperti Asian Utilitied Pte, Ltd yang sudah semenjak 17 tahun yang lalu sudah gelontorkan dana sebesar 86 miliar rupiah di mana mereka menggarap dari layanan air minum yang ada di Serang. Selama 25 tahun konsesi dari perusahaan tersebut.

Ada juga dari EP Metering Service yang sudah mengeluarkan investasi yang sebesar 320 miliar rupiah dengan wilayah yang ada di Serang juga dari tahun 2004 lalu. Ada Lantas Gadang Holding Bhd, dan juga dari Berjaya Sdn Bhd, semuanya bersatu memberikan investasi kepada negara kita.

No related content found.

Be Sociable, Share!