Berita Ekonomi – Bukti Kepercayaan Investor Memberikan Profit Tinggi

Zenatan, Peneliti ekonomi dari salah satu fakultas negeri di Indonesia, Universitas Indonesia mengungkapkan bahwa pertumbuhan kredit yang digelontorkan oleh bank-bank yang ada di Indonesia bisa dinilai cukup baik. Hal ini diperlihatkan dari tingginya profit yang dapat dicetak oleh hampir seluruh bank-bank besar yang ada seperti Bank BRI, BNI hingga Bank Mandiri.

“Keuntungannya mencapai lebih dari enam persen dari selisih deposito dan kreditnya. Hal itu juga menunjukkan ketahanan dari perbankan Indonesia menghadapi krisis Eropa yang membuat sejumlah investor masih memberikan kepercayaan terhadap Indonesia,” tuturnya.

“Karena jumlah kredit yang cukup besar itulah, di tahun ini Bank Indonesia mengeluarkan batasan untuk kredit motor dan permuahan. Sepertinya uang mukanya dinaikkan hingga mencapai 30 persen.”

Aset dan permodalan bank yang juga cukup tinggi menyebabkan masyarakat Indonesia memberikan kepercayaan kepada bank menjadi tempat aman untuk melakukan investasi.

Peneliti lain, Dony Abdul Chalid, juga mengungkapkan bahwa hampir secara keseluruhan bank yang ada mengalami perkembangan yang pesat. Hanya saja hal itu tidak berlaku pada Bank Pembangunan Daerah (BPD) karena mengalami penurunan. Data Bank Indonesia per Desember 2012 menunjukkan bahwa tren positif yakni pada pertumbuhan: aset 9,8 persen, kredit 16,2 persen, serta dana pihak ketiga yaitu 9,5 persen. Tidak hanya itu saja, CAR juga naik 17,4 persen, ROA naik 3,7 persen, BOPO naik 71,3 persen, dan LDR naik mencapai 83,3 persen.

Dulu, untuk penggunaan kredit di Indonesia sendiri diutamakan untuk sektor produksi. Akan tetapi, untuk sekarang ini diperuntukkan untuk sektor investasi dan sektor kerja mulai dilirik.

“Ternyata bank asing dan bank dalam negeri tidak hanya melirik sector investasi juga, namun juga untuk sector kerja,” tuturnya.

Tren perbankan di tahun 2013 mendatang juga diprediksikan tidak jauh berbeda. Krisis Eropa akan berjalan hingga lima tahun ke depan dan dinilai tidak begitu mempengaruhi Indonesia. Akan tetapi, jika dilihat dari sisi politiknya, kemungkinan akan sedikit mengalami penurunan atau sama dengan tahun 2012.

Ia juga mengungkapkan bahwa pemilihan presiden di tahun 2014 mendatang akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi perbankan yang akan mulai dirasakan pada tahun 2013 nanti.

 

Berita Ekonomi

About The Author

Reply