Berita Ekonomi – Indonesia Dapatkan Undangan Ke Rusia Membahas Kerja Sama Ekonomi

Baru saja dari presiden Rusia Vladimir Putin telah mengirimkan surat kepada Presiden kita Joko Widodo (Jokowi) untuk bisa meningkatkan kerja sama bilateral berada di dalam sektor perekonomian, khususnya dari perdagangan dari kedua negara. Adapun surat tersebut yang telah di berikan dari Utusan Khusus Presiden Rusia Vladimir Putin yakni dari Menteri Perindustrian dan Perdagangan Rusia yang di ketahui bernama Denis Manturov pada saat menemui presiden Jokowi berada di Istana Merdeka untuk hari ini Jumat (8/1/16).

Mengutip dari surat tersebut yang juga menjadi suatu undangan kepada Presiden Jokowi berasal dari Presiden Vladimir Putin agar bisa menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi atau disebut juga dengan KTT ASEAN-Rusia dimana akan di selenggaraka berada di Sochi, Rusia untuk bulan Mei. Lebih dari itu akan ada juga pertemuan World Economic Forum (WEF) juga akan di selenggarakan berada di Rusia.

Berhasil di temui di dalam konferensi pers untuk hari ini, Jumat (8/1/16), Denis telah menyebutkan kalau Rusia masih tetap untuk berkomitmen dalam memajukan kerja sama bilateral dua negara dalam sektor ekonomi.

Adapun salah satu hal yang bisa dilakukan adalah untuk siapkan dana investasi besarnya adalah US$ 2,5 miliar atau sama nilainya dengan Rp 34,7 triliun yang bakal di gunakan untuk pembangunan proyek kereta api berada di pulau Kalimantan. Dari proyek itu nantinya akan bisa di laksanakan berada di dalam 4 fase dan di kirakan akan selesai berada di 5 tahun ke depan.

Juga dari beberapa investor bisa menanamkan modal di dalam proyek ini adalah perusahaan seperti Russian Rail Ways, yang di ketahui adalah perusahaan kereta api berasal dari Rusia. Untuk lebih lanjutnya lagi, dalam mengerjakan proyek ini perusahaan kereta api tersebut sudah melakukan pembuatan anak usaha berada di Kalimantan yang diberinama dengan Borneo Raiways.

Selain membahas masalah undangan ke negara Beruang itu, Matunov telah datang untuk melakukan pembhasan maslaah kerja sama ekonomi dari Rusia dengan Indonesia. Isu ekonomi yang di bahas di antaranya adalah pembangunan pembangkit listrik nuklir dan kerja sama di sektor transportasi perikanan.

About The Author