Berita Ekonomi Indonesia – Rupiah Hari Ini Keok Lebih Dari Sebelumnya

Bisa di ketahui saat ini laju rupiah yang semakin tertekan melawan USD (Dollar AS) berada di dalam perdagangan hari ini, Senin (15/12/14). Rupiah mendapatkan tekanan sebesar 167 pip melawan Dollar. Turunnya Rupiah adalah 1,34 % daripada penutupan di akhir pekan kemarin yang berada di level Rp12.432 per dolar AS.

Mengerti dari pantauan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), untuk saat ini rupiah yang sudah kembali merosot berada ke level Rp12.599 per dolar AS. Ini yang sudah menjadi perlanjutan dari pergerakan suram sepanjang sejarah terutama setelah krisis yang ada di tahun 2008 silam.

Sebelumnya dari rupiah yang mendapatkan terus penurunan sampai bisa menembus ke level Rp12.432 untuk satu dollar AS berada di akhir pecan lalu, Jumat (12/12/14). Adanya level tersebut yang sudah menunjukkan salah satu laju yang sangat buruk sekali sepanjang masa semenjak di tanggal 26 November 2008 yang mencapai Rp12.400 per dolar AS.

Tercatat, sepanjang pekan yang lalu, pergerkan yang terjadi pada rupiah sudah tampak memprihatinkan di sebabkan gambaran statistic yang sungguh suram di setiap harinya selalu berada di atas level  Rp12.300. bahkan, kini memang sudah bisa untuk melewati adanya angka kritis sebelumnya yang berada di posisi Rp12.330 pada 24 November 2008.

Mengerti dari pengamat pasar modal, bernama Stefanus Mulyadi Handoko yang baru saja katakana kalau para pelaku pasar yang saat ini masih terus menantikan adanya hasil pertemuan Bank Sentral AS (The Fed) mengenai arah kebijakan suku bunga, apakah nantinya akan segera naik atau masih sangat lama lagi.

Menurut anggapan darinya, kenaikan suku bunga ini akan memberikan ancaman kepada mata uang Negara-negara yang berkembang, atau di sebut juga dengan emerging market. Kondisi tersebut disebabkan karena penguatan pada USD akan menimbulkan sentiman alih resiko pada keuangan Negara berkembang, dan Indonesia termasuk di dalamnya.

“Tekanan yang ada berada di dalam mata uang rupiah nantinya akan tetap berlanjut lagi. Rupiah kini di perkirakan akan berpeluang untuk bisa menembus sampai ke Rp12.600,” terangnya menjelaskan kepada wartawan.

About The Author