Berita Ekonomi Nasional – Era SBY Banyak TKI, Era Jokowi Semakin Berkurang

Berita tentang pasar tenaga kerja di negara kita saat ini. Seperti pernyataan dari Anwar Nasution yang menjelasakan dari keadaan sistem tenaga kerja berada di Indonesia untuk di tahun ini.

Anwar Nasution, yang dahulu sudah pernah menduduki jabatan menjadi Mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), memberikan pembandingan akan kebijakan perekonomian Presiden Joko Widodo saat ini dengan mantan presiden era dahulu Susilo Bambang Yudhoyono.

Mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) tersebut berada di hari ini, Rabu (8/7/15) menyebutkan kalau pada saat pemerintahan SBY, lapangan kerja memang sungguh sangat sulit sekali ditemukan berada di dalam negeri. Pada saat itu banyak dari warga Indonesia yang malah memutuskan untuk keluar dari negara ini. Mereka mencari kerja berada di negara-negara tetangga, seperti sekitaran Asia.

“Kalau menggunakan istilah bung karno, kita ini adalah bangsa kuli. Saudaramu itu pergi ke Malaysia. Dari mereka juga ada yang bekerja berada di pabrik Jepang dan Korea,” tearng dari Anwar Nasution di sat di hubungi wartawan setelah menghadiri adanya acara Laporan Indonesia Economic Quarterly (IEQ) di dearah SCBD Jakarta.

Berada di saat itu, sudah di utarakannya nilai tukar rupiah yang langsung untuk menguat sangat efektif sekali, akan tetapi tidak bisa di ikuti dengan sektor industri dalam negeri.

“Adanya pepaya yang sudah kita impor berasal dari California kerena harganya memang murah. Ini membuat mati industri. Tidak bisa bersaing berada di dalam negeri,” terang darinya menambahkan.

Sedangkan berada di pemerintahan Joko Widodo, pertumbuhan ekonomi Indonesia mulai menurun, dan inilah yang membuat nilai tukar rupiah yang semakin hari semakin melemah. Memberikan indikasi adanya suatu permasalahan berada di sisi sektoral pemerintah dan bank swasta.

Seperti keterangan dari Anwar Nasutino, kebijakan fiskal pemerintahan Joko Widodo tentang dari pencabutan subsidi BBM (Bahan Bakar Minyak) menjadi suatu langkah kecil untuk menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dari pemerintah Indonesia yang saat ini lebih menyoroti pembangunan infrastruktur dan penyerapan tenaga kerja.

About The Author