Berita Eredivisie Belanda – De Boer Resmi Pergi Dari Ajax Amsterdam

Sosok Frank De Boer pada akhirnya telah mengambil keputusan untuk tak melanjukan kerja samanya dengan tim raksasa Eredivisie Belanda, Ajax Amsterdam. Pelatih asal Belanda ini juga diketahui masih belum menentukan dengan tim mana yang bakal ditanganinya pada musim depan nanti.

Pelatih berusia 45 tahun itu diketahui tetap memiliki kontrak hingga musim panas tahun depan. Tetapi, De Boer justru mengambil keputusan untuk memutus kontraknya yang diketahui masih menyisakan satu tahun ke depan. Pembicaraan juga telah dikerjakan olehnya dengan seluruh petinggi Ajax Amsterdam pada beberapa bulan belakangan, namun De Boer tetap bersikekeuh dengan keputusannya untuk pergi dari tim berjuluk de Godenzonen.

“Kami sangat menyayangkan dengan keputusannya, namun sewaktu dia menyampaikan jika itu telah menjadi keputusan yang diambilnya. Maka kami pun setuju untuk tak melanjutkan kerja sama dengannya.” papar petinggi Ajax Amsterdam yakni Edwin van der Sar di website resmi tim.

“Frank juga sudah menjadi duta yang sangat fantastis untuk tim ini. Dia terus menyempatkan diri untuk seluruh pendukung tim, media, proyek social bersama tim serta sponsor. Kami juga belum mengetahui dengan apa yang bakal dikerjakannya sesudah ini.” imbuh mantan penjaga gawang Manchester United ini.

Untuk De Boer sendiri diketahui pria ini memulai karir sebagai penggawa Ajax Amsterdam bersama saudara kembarnya yakni Ronald De Boer. Dia pun hijrah dari de Amsterdammers pada tahun 1999, guna memperkuat Barcelona serta pada tahun 2007, dia pun kembali ke Ajax untuk menjadi juru taktk di tim muda.

Tahun 2010 silam, dia telah mendudukki posisi sebagai pelatih di tim inti. Bersama De Boer, Ajax Amsterdam diketahui tim ini berhasil meraih empat trofi juara Eredivisi Belanda secara beruntun semenjak tahun 2011 sampai 2014 lalu. Dengan dominasi yang ditunjukkan oleh Ajax Amsterdam itu menjadi bukti jika dirinya telah melanjutkan tren positif tim ini setelah sebelumnya juga meraih keberhasilan di tangan Philip Cocu yang mendapat dua gelar yang sama sebelum dirinya.

Pada kompetisi musim 2015/16 ini, De Boer sejatinya memiliki peluang untuk kembali mengamankan gelar Eredivisie Belanda yang kelima. Tetapi, tim yang ditanganinya justru disalip oleh rival bebuyutannya, PSV Eindhoven di minggu terakhir. Perlu kemenangan, Ajax Amsterdam justru bermain seri dengan skor 1-1 kontra De Graafschap dan berbeda dengan PSV Eindhoven yang diketahui berhasil mengamankan kemenangan dengan skor 3-1 kontra PEC Zwolle.

About The Author