Berita Haji Baru – Belum Lunas, Belasan Haji Bertolak Ke Tanah Suci

Dua hari menjelang adanya suatu jadwal keberangkatan sejumlah calon Jemaah haji yang berasal dari Depok di pastikan akan bisa gagal tidak bisa berangkat untuk menunaikan ibadah haji di tahun ini. Mereka batal tidak berangkat ke tanah suci di sebabkan terkendala adanya suatu pelunasan biaya yang ada.

Mengerti dari data yang berada di Kantor Kementerian Agama Kota Depok, dari total kuota haji dan Umrah di ketahui sebanyak 1.234 orang, ada 19 calon haji saat ini sudah di putuskan untuk gagal tidak jadi berangkat.

“Untuk saat ini hanya sebanyak 1.215 calon haji yang berangkat,” ujar dari Fauzan yang menjadi Staf Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama Kota Depok, Fauzan, di sebutkan kepada wartawan untuk hari ini, Senin (8/9/14).

Dirinya yang sudah menjelasakan, ada sebanyak 19 orang calon haji yang saat ini telah terkendala biaya tahap pertama sampai ke empatnya. Mereka tidak bisa untuk memenuhi akan adanya pelunasan akhirnya. Walhasil mereka pun saat ini di pastikan bertolak tidak jadi untuk ke tanah Suci di tahun ini.

Dari kloter pertama calon haji berangkat pada tanggal 10 September di pukul 08.00. Total dari keberangkatan pertama yang berjumlah sekitaran 444 orang. Sedangkan kloter kedua yang sudah di jadwalkan akan berangkat pada tanggal 17 September nanti dengan jumlah anggota di dalamnya sebanyak 327 calon haji.

“Untuk kloter jadwal terakhir akan terbang untuk di tanggal 27 September berjumlah  444  orang atau calon haji. Semua akan bisa di berangkatkan lewat Asrama Haji Pondok Gede,” kata Fauzan.

Mengerti adanya kursi kosong yang sudah di tinggalkan dari Jemaah, Kepala Kemenag Kota Depok yang bernama Chalik Mawardi memberikan anggapan, calon haji yang mundur di sebabkan mereka tidak bisa melunasi pembayaran masih di berikan suatu toleransi.

“Selama yang masih bersangkutan sampai saat ini belum mengundurkan diri tidak bisa di coret langsung. Akan tetapi akan di ikutsertakan pada ibadah haji di tahun depannya. Mereka  di berikan kesempatan dua kali atau dua tahun,” terangnya.

About The Author