Berita Hari Ini – Banyak Logo Solidaritas Udin Di Mana-Mana

 

Dari beberapa wartawan yang berada di Daerah Istimewa Yogyakarta yang sudah masuk dalam suatu gabungan “Solidaritas Wartawan untuk Udin”  yang sudah di luncurkan suatu logo akan perjuangan ungkap dari kasus terbunuhya salah satu wartawa  yang bernam Fuad Muhammad Safrudin (Udin).

“Ini akan menjadi suatu langkah yang awal untuk kami dalam perjuangakan untuk bisa mengurusi dari adanya kasus. Beberp wartawan yang sudah tergabung di dalam solidaritas tersebut bersama untuk memberikan tekanan kepada pihak kepolisian untuk segera selesaikan kasus yang saat ini masih terkatung-katung sampai saat ini sudah 17 tahun tidak di urus,” ujar dari  salah satu anggotanya, Ibnu Taufik Juwaariyanto yang sudah di tegaskan pada saat orasinya yang berada di Kantor DPRD Provinsi DIY.

Dari adanya solidaritas tersebut yang sudah memberikan suatu desakan kepada Udin dan memintakan kepada polisi untuk bisa seret pihak – pihak yang sudah terlibat akan pembunuhan Udin itu untuk bisa segera di adili.

“Kepada aktor intelektualnya akan kasus tersebut saya harap untuk bisa menyerahkan dirinya,” ujarnya lagi.

Dalam suatu orasi tersebut yang sudah di ketahui sudah hadir juga para pimpinan dari redaksi yang berasal dari media cetak dan elektronik di DIY. Mereka bersama memberikan desakan agar polisi bisa lebih kerja keras dalam menuntaskan masalah itu.

Sebagai satu bukti akan keprihatinan, dukungan dan juga solidaritas wartawan Indonesia, agar bisa gunakan beberapa simbol, gambar dan juga menggunakan logo yang sama di beberapa profil gadget dan beberapa akun dari jejaring sosial yang lainnya.

Sangat penting untuk di ketahui kalau kejadian akan kematian Udin sampai saat ini sudah selama 17 tahun. Dengan lamanya tersebut sampai saat ini pihak dari polisi masih belum bisa untuk ungkapkan dari motif dan latar belakang dan juga siapa pelakunya.

Adanya suatu komitmen dari pihak polisi untuk bisa selesaikan masalah ini yang masih di tanyakan keseriusan mengerti jika sudah memasuki tahun depan ini akan di anggap kadaluarsa kasus itu.

No related content found.

Be Sociable, Share!