Berita Hari Ini – Dua Mahasiswa Timor Leste Tewas Di Gorok Samurai

Dari dua mahasiswa yang sudah di ketahui berasal dari negara Timor Leste yang sudah di keroyok dan di ketahui adanya luka sabetan samurai dari sejumlah pemuda yang berada di kawasan Klampis, Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur dalam waktu dini hari tadi. Dari salah satu pelaku yang sudah di ketahui mempunyai nama dengan inisial A, yang sudah di kenal selalu membuat ulah  dari beberapa  warga sekitar kawasan tersebut.

Seperti yang sudah di katakan dari warga sekitar yang sudah mengerti akan sikap-sikap si A tersebut dalam keseharaiannya di kawasan tersebut. Dirinya menjelaskan kalau memang si pelaku sering selalu melakukan onar.

“Siapa si A tersebut, dia adalah anak yang sangat resek banget. Dari dahulu dirinya di sini selalu membuat ulah. Dahulu juga saya sudah pernah saya uruskan dengan masalah dirinya yang membuat saya kesal. Memang anak tersebut sangat resek,” tegas dari warga tersebut mengerti kelakukan dari A tersebut yang langsung di ceritakan kepada wartawan di lokasi, Rabu hari ini (9/10/2013).

Dari sang salah satu perempuan yang memakai kaca mata dan paruh baya tersebut jelaskan kalau korban yang sudah tewas  tersebut adalah penghuni kos. Warga setempat yang mengerti kalau kedua korban tersebut memang saudara sepupu.

“Dari kedua korban yang sudah meninggal tersebut adalah saudara sepupu.Mereka sama sama dari Timor Leste,” ujar darinya.

Dari anggapan orang itu, keributan yang sudah terjadi itu tepat pada sebelah kos korban.Dia yang sudah mengerti pelaku menggunakan samurai panjang.

“Para pelaku yang sudah membawa samurai yang besarnya adalah sak gini,” ujar dari salah seseorang tersebut sembari menunjukkan besar dari samurai itu dengan tangannya.

Seperti yang sudah di kabarkan, dari dua korban yang sudah tewas tersebut bernama Ismonio Algerio dan Ubaldio. Mereka yang sudah di ketahui berasal dari satu kampus yang berbeda. Ismonia yang berasal dari Universitas Narotama, sedangkan Ubaldio yang berasal dari Insitut Teknologi Adithama Surabaya.

About The Author

Reply