Berita Hari Ini – Hakim Ketua Nawawi : Tolong Jangan Gunakan Bahasa Vickynisasi

Dari ketua majelis Hakim bernama Nawawi Pomolamgo yang di ketahui menjadi pemmpin pada saat adanya suatu persidangan dari sang terdakwa dari kasus  suap dari adanya pengurusan kuota daging impor  yang ada di Kementrian Pertaninan dan adanya percobaan pencucian uang bernama Ahmad Fathanah. Sang  hakim tersebut sudah sempat untuk memberikan ungkapan penjelasan dari saksi yang bernama Ilham Arief Sirajuddin.

Ilham yang sudah menjadi seorang yang menjabat Walikota dari Makassar yang sudah jelaskan kepada majelis hakim mengapa dirinya yang di  haruskan untuk menghambur-hamburkan uang yang jumlahnya sangat banyak untuk bisa mengikuti suatu Pilgub (Pemilihan Gubernur) Sulawesi selatan.

Sudahdi ketahui kalau Ilham yang sudah menjadi wali kota Makassar yang memberikan penjelasan kepada majelis hakim. Pada saat itu Hakim Ketua Nawawi yang sudah bertanya kepada Ilham, mengapa kok dirinya mau menggelontorkan uang yang besarnya sampai di Rp 8 miliar untuk bisa menjadi calon gubernur dalam Pilgub Sulawesi Selatan.

“Apa mungkin berdemokrasi itu mahal harganya ya,” ujar dari Hakim Ketua  Nawawi yang sudah di tujukan kepada ilham pada saat menjalani suatu persidangan dari Fathanah dalam suatu gedung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta.

Ilam yang langsung menjawab. “Benar pak. Karena saat ini kita di haruskan untuk bisa menjalin dari adanya suatu hubungan yang baik kepada semua orang. Kita bisa silahturahmi,sosialisasi, dan juga galang dukungan. Akan tetapi yang paling banyak adalah sosialisasi,” ujar dari Ilham yang sudah di ketahui oleh para wartawan.

Mengerti dari adanya suatu jawaban Ilham yang di berikan akhirnya seperti sasi tersebut dengan sangat terkejut yang di rasakan oleh pihak hakim ketua. Dirinya yang langsung katakan.

“Tolong  berbicara yang benar dan mudah di pahami saja, jangan pakai sasi sasi. Nanti akan bisa menjadi Vickynisasi saja,” ujar dari Hakim ketua dengan spontan langsung.

Dengan adanya jawaban dari pak hakim tersebut membuat se isi dari  ruang pengadilan tersebut menjadi sangat ramai akan tertawa pada udanganan beserta juga Fathanah.

About The Author

Reply