Berita Hari Ini – Keributan Tahanan Myanmar di Medan

 

Berita baru datang dari Medan Sumatera Utara, ada sekelompok orang Muslim yang berasal dari negara Myanmar telah memukuli dengan sadis terhadap orang yang berkebangsaan Myanmar juga namun beragama Budhha di sebuah pusat penahanan di Medan, Jumat (5/4/2013). Hal ini terjadi karena ada kekerasan komunal yang terjadi di negaranya Myanmar yang sudah berkembang besar sampai saat ini.

Para kelompok anggota muslim tersebut telah menyerang rekannya sendiri yang beragama Buddha pada dini hari tadi di dalam penahanan Imigrasi Pelabuhan Belawan, Provinsi Sumatera Utara. Hal ini telah di ungkapkan oleh sang kepala polisi yang ada di situ, Endro Kiswanto. Hal semua ini di karenakan para tahanan di dalam tempat tersebut telah mengerti berita baru di negaranya Myanmar telah terjadi kerusuhan yang menyebabkan orang muslim tewas banyak dan rumah maupun masjid banyak yang hancur karena kerusuhuan komunal tersebut.

“Mereka bisa melihat sejumlah foto kekerasan di Myanmar, termasuk sejumlah bangunan yang terbakar, dan kami yakin bahwa saat itulah kekerasan pecah,” kata Endro kepada AFP. Dia mengatakan kedelapan orang itu telah tewas saat polisi tiba di pusat penahanan itu Jumat dini hari, dan 15 orang lainnya luka-luka.

Juru bicara dari Polda Sumatera Utara, Heru Prakoso  katakan kalau para tahanan tersebut berkelahi menggunakan sebuah kayu yang tajam. Mereka yang sudah tewas tersebut telah di pukuli dengan kayu sampai kehilangan nyawanya di tahanan Belawan yang di dalamnya terdapat 280 nelayan ilegal yang berasal dari Myanmar

Setelah mengerti akan kerusuhan tersebut banyak kapal  yang membawa banyak nelayan dan pencarai suaka melarikan diri  dari pusat kekerasan sektarian yang akhirnya berlabuh di pantai Indonesia. Banyak tahanan yang harus menyelesaikan masa hukuman yang lama karena masih menuggu pihak PBB untuk menyelesaikan masalah imigran gelap ini agar di anggap sebagai pengungsi.

Sudah dapat di ketahui kalau kerusuhan komunal ini terjadi di Myanmar sejak awal bulan Maret lalu yang sudah menghabiskan banyak nyawa dan hancurkan banyak bangunan yang ada di negara tersebut. Dan banyak orang yang kehilangan tempat tinggal mereka yang banyak juga mengungsi ke negara Indonesia.

 

Be Sociable, Share!