Berita Hari Ini – Paket Bom Vihara Berjumlah Dua

Setelah terjadinya suatu ledakan yang sudah di ketahui meletus pada saat hari Minggu (4/8/2013) malam dan akan berakhir di hari Senin pagi tadi, Vihara Ekayana Graha yang menjadi lokasi peledakan tersebut sampai saat ini yang masih tertutup untuk umum. Sudah di ketahui kalau ada beberapa petugas yang berasal dari kepolisian yang sudah berjaga-jaga di dalam bagian tempat ibadah tersebut.

Dari adanya suatu pengamatan yang ada di saat pukul 06.20 sudah di ketahui kalau tingkat pengamanannya sudah mulai untuk di longgarkan. Hal tersebut sudah di ketahui adanya beberapa anggota kepolisian yang menggunakan senjata di lokasi.

Adanya suatu pihak pengamanan itu yang sudah memberikan daya tarik dari warga sekitar. Banyak sekali warga yang sudah datang yang silih berganti saling bergantian untuk melihat bagaimana keadaan dari Vihara tersebut dari luar lokasi.

Sebelumnya sudah ada dua paket yang sudah di kira itu adalah paket bom yang sudah di letakkan di vihara yang di saat pada Minggu malam pada pukul 19.00 WIB, itu  sudah tepat dari adanya suatu acara kebaktian. Salah satu paketnya yang sudah di letakkan pada pintu vohara dan satunya lagi berada di  patung Budha Meitreya.

Komisari Besar Rikwanto yang berasal dari Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya yang sudah memberikan suatu pernyataan kalau ada dua paket bom yang berada dalam vihara tersebut. Akan tetapi yang meledak hanya satu saja, yaitu bom yang sudah di letakan di depan pintu masuk dari vihara tersebut. Sementara yang satunya tidak meledak, atau hanya mengasap saja.

“Dari hasil temuan yang sudah di ketahui kantong plastik yang  pertama berwarna hijau yang berada di dalam vihara dan kantong plastik yang berwarna kuning terdapat di luar halaman vihara. Dan yang meledak adalah plastik yang berwarna hijau,” ujar dari Komisaris tersebut.

Benda yang sudah meledak tersebut berisi telepon genggam, kabel, serpihan besi, baterai persegi. Dan yang lainnya banyak sekali gotri dan juga paku di dalamnya.

About The Author

Reply