Berita Hari Ini – Polisi Riau Berhasil Sita Narkoba Yang Di TKI dari Malaysia

Kabar dari direktorat Reserse Narkoba Kepulauan Riau sudah berhasil untuk menggagalkan penyelundupan dari 2.035 gram sabu-sabu dan juga 68 gram heroin yang berasal dari negara Malaysia. Barang terlarang dan haram tersebut sudah di sita saat berada di pelabuhan ‘tikus’ Nongsa, Batam dari seorang warga Indonesia yang sudah bekerja sebagai TKI (Tenaga Kerja Indonesia).

Kepolisian telah mengatakan kalau ada informasi dari masyarakat, Dirnarkoba langsung menurunkan para tim Subdit-1 Ditresnarkoba Polda Kepri yang telah di pimpin oleh Kompol Arif Bastari. Tim sudah meluncur ke tempat lokasi yaitu pelabuhan tadi, yang sudah menjadi suatu julukan pelabuhan ilegal dan melakukan suatu penggeledahan terhadap sejumlah penumpang speed boat. Tim tersebut berhasil meringkus pelaku yang di ketahui telah membawa barang bawaan yang di dalamnya terdapat narkotika jenis sabu-sabu dan heroin.

Pelaku dari penelundupan narkoba tersebut di ketahui dengan inisial AZ aias A bin S yang berasal dari kota Sumenep, Jawa Timur. Menurut dari keterangan Direktur Narkoba Kepuluan Riau, Kombes Pol Agus Rokhmat, modus yang telah di gunakan pelaku adalah dengan memasukkan barang terlarang tersebut kedalam kemasan kopi dengan mereka asal dari malaysia. Dalam setiap bungkusnya berisi 354 gram, 424 gram dan ada dua bungkus yang masing masing beratnya 68 gram.

Pelaku yang telah melakukan tindakan tersebut langsung di bawa ke  Polda Kepri untuk di pertanyakan dalam pemeriksaan dan penyidikan. Az telah akui kalau barang terlarang tersebut berhasil di loloskan dari Batam ke Surabaya melalui jalur udara.

Selain berhasil meringkus pelaku dan narkoba, polisi juga membawa KTP dan Paspor atas nama AZ dengan No paspor A0234650 yang di keluarkan kantor imigrasi Tanjung Perak.

AZ kepada wartawan mengaku melakukan pekerjaan sebagai kurir narkoba untuk menambah penghasilannya sebagai TKI. AZ juga mengatakan bahwa pekerjaan haram ini didapatnya dari seorang temannya yang sama-sama pekerja bangunan di Malaysia.

“Saya mendapat orderan membawa sabu dan heroin dari teman di tempat saya bekerja di Malaysia,” kata AZ.

 

About The Author

Reply