Home » Misteri »

Berita Horror Misteri – Taman Sesaji Ki Joko Bodo, Pusat Makhluk Gaib

 

Seperti anggapan dari banyak orang bahwa memiliki profesi menjadi seorang paranormal pasti akan selalu bersinggungan dengan hal-hal dalam dunia klenik. Termasuk juga dari Ki Joko Bodo yang menanam jenis pohon beringin pada sekeliling rumahnya.  Akan tetapi ada sebuah pohon beringin yang mana berukuran paling besar serta menjadi pusat untuk para makhluk gaib yang juga turut menghuni di sana. Pohon beringin yang berukuran besar tersebut berada pada di sisi bagian kiri dari sektor pintu gerbang utama.

Usai melewati kedua buah gazebo yang memiliki arsitektur bergaya khas Bali, kita akan sampai pada sebuah prasasti dari batu yang bertuliskan ‘Taman Sesaji’. Pada bagian inilah, terdapat sebuah ruangan yang mana terdiri atas karang-karang laut. Semua itu tersusun dengan sangat rapi serta memberikan kesan indah.  Ruangan ini sendiri sering pula disebut sebagai ruang untuk konsultasi bagi para pasien dari Ki Joko Bodo beserta asistennya. Tempat itu juga tersusun atas akar-akar dari pohon beringin.

Selanjutnya, lebih jauh di dalamnya ada 12 buah bangku serta meja yang terbuat menggunakan bahan kayu. Ki Joko Bodo, sang pemilik dari rumah ini mengatakan bahwa memang dari dalam ruangan satu ini, energi yang terasa sangat kuat.  “Saya panggil mereka (setan) semuanya untuk ke sana, karena saya yang mengundang,” terangnya. Tidak hanya dari ruang Taman Sesaji, tetapi juga dikatakan oleh Ki Joko Bodo, pada bagian basement rumahnya ini pun terdapat sebuah gua pribadi. Dai keterangannya, gua itu memang sudah ada semenjak awal ia beli tanah pada lokasi ini.

Lalu, ia pun memugarnya supaya nampak lebih layak untuk dihuni serta bermeditasi. Seramnya, di tempat ini menjadi tempat untuk menyimpan barang-barang dari dunia klenik sekaligus untuk menerima pasien yang datang untuk konsultasi. Banyak pula rumor beredar dan mengatakan pada gua itu terdapat pocong. Yang membuat merinding, ternyata Ki Joko Bodo pun mengiyakannya. “Ya ada, kadang muncul dan kadang gak. Gak tentu,” jaabnya dengan singkat. Biasanya, sang pocong itu suka datang hanya saat dua hari saja yaitu pada hari Rabu sama Jumat saat malam.

No related content found.

Be Sociable, Share!