Berita Indonesia Baru – Dinamit Sebanyak 250 Hilang di Perjalanan Menuju Bogor

Ini sudah memberikan suatu kabar yang sangat baru dari kota Bogor. Kabarnya ada suatu truk yang membawa banyak jumlah dinamite. Banyaknya adalah 250 dinamit yang di bawa truk tersebut dari Kabupaten Subang menuju ke Bogor. Akan tetapi dengan sangat mengejutkan kalau truk tersebut saat ini sudah hilang dari tafsiran. Seperti kabar yang sudah ada, berita yang sudah di keluarkan dari broadcast Blackberry Messenger yang sudah katakan kalau truk yang hilang tersebut sudah di curi dan di sita oleh para kelompok teroris yang berasal dari wilayah setempat.

Seperti yang sudah di ungkapan sang Kapolres Subang yang bernama AKBP Chiko Ardwiatto, dari suatu Polda Jawa Barat yang sudah memberikan tugas kepada seluruh jajaran dari anggota kepolisian, polres-polres untuk bisa lakukan sweeping dan merazia kendaraan untuk bsia menyidik para tindakan perampok tersebut.

“Saat ini Polda sudah memberikan suatu perintah untuk bisa melakukan suatu razia untuk semua kawasan dan daerah yang berada di kabupaten dan kota,” ujar dari AKBP Chiko Ardwiatto di saat dirinya telah di kontak melalui saluran telepon seluler, pagi ini (27/6/2013).

AKBP Chiko Ardwiatto telah memberikan suatu sebutan aklau truk yang membawa dinamite tersebut yang ternyata milik dari PT. MNK. Sebelumnya Dinamit tersebut di ambil dari sebuah gedung yang berada di Gedung Handak Kalijati Subang sudah tersebut rencananya memang akan di luncurkan ke kota Bogor.

Akan tetapi truk tersebut memang sempat mampir ke daerah Marunda yang berasal dari Jakarta Utara dan juga di sekitaran Cigudeg di kota Bogor.

“Di saat di Marunda truk tersebut memang sudah  sempat untuk berhenti dan di cek. Akan tetapi barangnya dinamite tersebut masih ada. Hilangnya di sekitaran kawasan Cigudeg yang berada di kota Bogor,” ujarnya lagi.

Bahan peledak  yang mempunyai suatu bahan dasar amonium nitrat tersebut, seperti yang sudah  katakan Chiko yang akan di gunakan untun bom ikan. Dan semua berkas berkasnya sudah hilang. Sampai saat ini masih belum ada kabar lanjut.

 

 

 

About The Author

Reply