Berita Indonesia – Dahlan Iskan Inginkan Garuda Indonesia Untuk Beli Pesawat Buatan Negeri

 

Dahlan Iskan yang menjadi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang sudah inginkan kalau PT. Garuda Indonesia Tbk untuk bisa mencoba dan menggunakan suatu pesawat terbang yang bertipe CN 295. Pesawat tersebut yang sudah di ketahui adalah pesawat rakitan dan juga di produksi oleh PT Dirgantara Indonesia (Persero) yang ada di kota Bandung, Jawa Barat. Di mana sudah di sebutkan oleh pak Dahlan ini akan bisa menjadi alternatif rencana Garuda untuk mendatangkan pesawat baling-baling yang sudah di buat oleh Prancis, ATR 72-600.

“Ya memang sangat bagus menurut saya, siapa tahu untuk membeli CN295 yang bisa memberikan suatu dorongan kepada manfaat dalam negeri yang tidak kalah dari negara lain. Itu sangat bagus karena kita tidak bisa memboroskan devisa kita saat nanti,” ujar dari Dahlan Iskan yang sudah di temui di Kantornya,Jumat kemarin (26/7/2013).

Dari suatu ungkapan dari Dahlan Iskan yang sebelumnya sudah memberikan suatu pengakuan kepada Garuda Indonesia untuk bisa mendunda adanya suatu rencana untuk berinvestasi juga belanja modal untuk mengadakan pesawat jenis ATR yang harganya adlah Rp. 1,2 Triliun untuk tahun ini. Hendrito Hardjono yang menjadi Direktur Keuangan dari Garuda Indonesia  memberikan suatu keterangan kalau Garuda Indonesia yang belanja modalnya untuk pengadaan memang di hilangkan, akan tetapi dari anggaran adanya sewa pembiayaan yang akan menjadi sewa operasi.

“Sudah di ketahui kalau Capex yang sudah hilang yang di karenakan finansial yang sudah di ubah menjadi sewa operasi. Di sebut juga operating lease. Akan tetapi pesawat yang tetap akan di datangkan yang hanya dengan cara pembayaran yang berbeda. Untuk masalah banderolnya masih kita finalisasikan dengan pihak pesawat,” ujar dari Hendrito yang sudah di sebutkan kepada wartawan.

Sementara lebih dari itu, dai ana usaha Garuda Indonesia yang benama Citilink yang saat ini udah menjajaki pembelian pesawat yang berasal dari dalam negeri. Citilink yang sudah di ikut sertakan dengan pengembangan pesawat yang berjenis Regio Prop 80 (R80) yang sudah di ketahui itu adalah hasil dari produksi mantan Presiden BJ Habibie.

 

 

No related content found.

Be Sociable, Share!