Berita Indonesia – Enam Sales Gadungan Menghipnotis Warga Cawang

Beberapa warga Gang Arus, Cawang, Kramat Jati, Jak-Tim menjadi korban tindak kejahatan oleh sales yang bernilai sampai jutaan rupiah.

Dengan mengenakan pakaian yang rapi, enam orang sales, terdiri dari dua orang wanita dan empat pria mendatangi warga dan mengatakan bahwa mereka datang dari Toko Sumber Cahaya Elektronika yang ada di Jakarta Barat, Rabu, 20 Maret.

Nunung Farida, seorang korban penipuan itu mengatakan bahwa ia dijanjikan akan mendapatkan bonus sprei jika dapat mengumpulkan para warga untuk menyaksikan para sales itu menawarkan barang-barang dagangannya.

“Ya saya mau saja, akhirnya saya kumpulin aja orang-orang untuk lihat sales itu, tukas Nunung.

Seperti terhipnotis begitu saja, sejumlah warga langsung tergiur dengan janji dan tawaran manis yang diberikan oleh para sales tersebut. Mereka menawarkan barang dengan harga murah yang juga bisa dibayar dengan cicilan yang ringan. Kemudian, puluhan warga pun saling berlomba untuk memberikan DP untuk memesan barang yang ditawarkan tersebut. Tidak hanya itu saja, para warga juga diimingi hadiah jika membeli barang yang ditawarkan.

“Murah banget cicilannya. Cuma Rp1.500/hari cicilannya. Barangnya juga ada banyak mulai dari kulkas, laptop, sampai mesin cuci.”

Selain itu, seperti kehilangan kesadaran, para warga juga menyerahkan sejumlah perhiasan yang mereka kenakan.

“Saya kehilangan dua kalung, liontin, dan satu cincin.” Bahkan, ada warga yang juga bernama Siti Rotimah harus rela kehilangan perhiasannya yang nilainya mencapai Rp 6 juta.

“Saya pengen sofanya harganya Rp 3 juta. Tapi, karena saya tidak punya uang, mereka menawarkan untuk bayar pake perhiasan saja. Saya pun mengiyakan, apalagi mereka juga janji memberikan 10 hadiah,” ungkap Siti.

Tidak hanya Nunung dan Siti, sejumlah warga lainnya yang juga kehilangan duit mereka adalah Wati (Rp 500 ribu), Yuyun (Rp 1 juta), dan Nana (Rp 300 ribu).

Untuk meyakinkan para warga tersebut, para sales memberikan gambaran sejumlah barang-barang yang telah dipesan oleh warga. Akan tetapi, saat diperiksa, barang-barang itu ternyata bukan berasal dari merek yang terdapat di katalognya.

 

 

Berita Indonesia

About The Author

Reply