Berita Indonesia Terkini – Pelaku Curanmor Telah Tewas Ketika Tertembak Peluru Polisi

Salah seorang tersangka dari curanmor, pencurian motor yang bernama Mulyadi atau lebih di juluki dengan nama Edi Kulon saat ini sudah tewas yang terkena dari timah panas yang sudah di hempaskan dari pistol aparat kepolisian Tangerang. Sang pelaku yang sudah di tembak tersebut memang memancing polisi untuk mengancungkan  senjata api ke arah petugas.

“Sang pelaku yang sudah di tembak oleh petugas yang ada di tempat yang akhirnya pelaku tersebut langsung hembuskan nafasnya dengan luka tembak yang ada di bagian dada dan juga paha,” ujar dari Kombes Rikwanto selaku Kabid Humas Polda Metro Jaya yang sudah di berikan kepada wartawan yang sudah melansirnya.

Suatu kronologi akan kejadian tersebut yang terjadi pada saat aparat kepolisian yang berada di tempat sekitar yang sudah mencurigai akan gerak-gerik Mulyadi, yang di mana ada salah satu orang temannya yang saat ini masih buron, di mana mereka menggunakan Satria FU yang mempunyai plat nomor polisi B 6960 PNF yang terjadi pada pukul 5 pagi hari. Motor yang sudah di tunggangi sang pelaku yang berhenti dengan tiba-tiba di depan pertokoan Alfamart, Cikupa.

Dari salah seseorang pemotor yang sudah menghampiri akan adanya kendaraan yang ada di parkiran Alfamart. Pelaku yang selanjutnya merusak bak dari kunci motor yang sudah di sasarnya.

“Akan tetapi sebelum adanya sepeda motor yang sudah di ambil dahulu yang langsung di ketahui oeh penjaga toko dan langsung berteriak keras, maling. Maling,” tegas dari Rikwanto.

Dari sang aparat yang sudah mengerti akan adanya jerita dari penjaga toko tersebut yang lansung melakukan suatu pengejaran dari sang pelaku.

“Pada saat melakukan suatu pengejaran, sang pelaku yang sudah sempat untuk mengeluarkan senjata api buah hasil dari rakitannya,” ujar dari Rikwanto lagi.

Dari sang petugas kepolisian yang tak ingin mengambil adanya resiko yang di mana langsung keluarkan senjata yang di bawanya untuk  dan sang pelaku mengarahkan senjatanya ke arah polisi.

Rikwanto yang langsung berteriak, “Pelaku langsung di tempak pada tempatnya,”

 

 

About The Author

Reply