Berita Insiden Nasional – Benarkah Pasar Johar Sengaja Dibakar?

 

Ganasnya si jago merah yang sudah menghabiskan dari Pasar Johar dan Pasar Yaik Semarang, Jawa Tengah semenjak di hari Sabtu malam yang dimana menjadi kebakaran besar di saat itu. Api itupun telah memberikan halangan peada petugas forensik yang berasal dari forensik berasal dari Laboratorium Forensik Polri Cabang Semarang, dimana sudah di tugaskan untuk bisa menyelidiki penyebab dari kebakaran besar di pasar tersebut.

Pada akhirnya para petugas-petugas yang itu hanya bisa berkeliling dan meninjau adanya kondisi terakhir setelah dari kebakaran terjadi.

Setiyani Dwi Astuti yang menjadi Kepala Laboratorium Forensik Mabes, memberikan ungkapan kalau sebenarnya kedatangan dari para petugas yang sudah di pimpinannya yaitu untuk bisa mengambil dari puing-puing kebakaran yang ada. Akan tetapi karena ada beberapa titik api yang masih belum sepenuhnya padam membuat dari rencana terebut telah tertuda lagi.

“Sebenarnya kedatangan kami kesana hanyalah untuk bisa segera meneliti tersebut. Karena dari kalau semakin cepat maka akan semakin untuk segera lebih baik dan menghasilkan hasil lebih membanggakan. Akan tetapi kondisi di sana yang masih belum bisa memungkinkan, karena masih ada titik api yang membara,” terang dari Kombes Pol Setiyani tersebut kepada wartawan untuk hari kemarin, Minggu (10/5/15).

“Adapun kemungkinan besar kalau dari pai tersebut memang sudah padam, Senin atau Selasa kami sudah akan bisa bekerja di sana di hari Selasa,” tambah dari dirinya menjelaskan.

Selain dari faktor keamanan yang ada, keputusan dari penundaan untuk menyelidiki dan memeriksa tersebut lantaran penentuan sampel mana yang hendak untuk bisa di ambil.

“Kalau memang masih ada bara yang menyala malah yang kena nanti adalah petugasnya malah bahaya,” jelas darinya lagi.

Sebab sebelumnya berkembang kabar kalau pasar tersebut sudah di sengaja untuk bisa di bakar. Maka dari itu penelitian masih terus berlanjut dilakukan oleh Labfor untuk memberikan jawaban kepada para masyarakat dari spekulasi yang ada di saat ini.

Be Sociable, Share!