Berita Internasional – 3 Hari Berkabung, Mali Tetapkan Status 10 Hari Darurat

Kabar berita terbaru  hadir dari ancah Internasional adalah negara Mali dimana pemimpin negara ini Presiden Ibrahim Boubacar memberikan penetapan status darurat setelah baru – baru ini terjadi kasus penyanderaan yang dilakukan di sebuah hotel yang berada di ibukota Bamako. Status darurat ini telah diberlakukan semenjak hari Jumat kemarin 20 November 2015 pada tengah malam sampai dengan kurun waktu 10 hari mendatang, kelain hal itu sang presiden juga mengumumkan mengenai status Mali pada saat ini yang sedang berkabung selama tiga hari.

Presiden Mali memberikan keterangan dan juga pernyatan terkait dengan hal ini setelah menggelar rapat darurat bersama dengan para perdana menteri negara Mali. Sang presiden mengatakan bahwa setelah adanya proses identifikasi dan juga penelusuran menyatakan bahwa sebanyak 21 orang tewas dalam tragedi penyanderaan ini dan juga 2 orang termasuk di dalamnya para pelaku penyanderaan berdarah tersebut.

Hal ini berbeda dengan laporan pada saat sebelumnya yang menyatakan bahwa sebanyak 27 korban meninggal di tempat kejadian perkara. Hal bukanlah tanpa sebab karena dikatakan oleh salah seorang pejabat dari PBB yang mau memberikan informasi tanpa membuka identitasnya bahwa sebanyak 12 jenazah ditemukan di Bassement hotel dan sebanyak 15 orang jasad ditemukan di lantai dua hotel tersebut.

Berdasarkan pernyataan para saksi mata bahwa penyerangan dan juga penyergapan dimulai oleh sedikitnya 13 pelaku tindak kejahatan, 13 pria yang menggunakan senjata. dan yang amat sangat mengejutkan bahwa sallah seorang dari jasad yang meninggal dunia pada insiden tersebut adalah seorang anggota parlemen dari negara Belgia yakni Geoffrey Dieudonne. Lalu datang kabar juga dari kantor pemberitaan negara Cina bahwa tiga warga negara dari Cina juga meregang nyawa akibat kejadian teror ini. Selain hal itu juga hadir dari Departemen negara Amerika Serikat yang menyatakan bahwa seorang warga negara Amerika Serikat juga meregang nyawa atas kejadian berdaraah di hotel yang berada di Ibukota Mali tersebut.

berdasarkan saksi mata yang menjelaskan terkait dengan tragedi ini menyatakan bahwa aksi dimulai saat 13 orang pria bersenjata memasuki hotel tersebut sembari meluncurkan tembakan yang diarahkan ke dalam hotel tersebut, dan setelahnya penyanderaan terhadap para tawanan dilakukan. Berdasarkan hal ini presiden Mali menyatakan untuk berkabung selama 3 hari dan juga memberikan status darurat selama 10 hari kedepan.

About The Author