Berita Internasional – Inilah Iming-Iming Besar Gaji Jika Kerja Di ISIS

Wawan Hari Purwanto, yang menjadi Tim Ahli Badan Nasional Penanggulangan Teroris menyebutkan kalau motif yang sangat banyak berasal dari kelompok Islamic State of Iraq and Syria untuk bisa merayu para calon militannya. Dimana motif tersebut juga sudah memberikan rayuan kepada para warga negara Indonesia untuk bisa bergabung dengan berjuang bersama dengan ISIS. Seperti anggapan dari Wawan, salah satunya karena para ISIS sebutkan tindakan mereka tersebut adalah jihad dan berjuang di jalan Tuhan.

“Mereka yang sangat tertarik untuk bisa keluar dari salah satunya yang anggap menjadi suatu medan jihad yang ada,” terang dari Wawan disebutkan kepada wartawan, Rabu (11/3/15) malam.

Akan tetapi dirinya yang sudah menambahkan, tidak sedikit juga karena suatu dana yang akan ditawarkan. Semisal di iming-iming dengan gaji yang relatif tinggi.

“Biasanya memang di iming-imingkan dengan gaji besarya adalah Rp 20 Juta sampai dengan di Rp 150 Juta dalam satu bulanya,” terang dari Wawan yang juga menjadi pakar bidang intelejen tersebut.

Selain akan menjadi militan di sana, dimana harus siap maju berperang, ada juga yang berasal dari mereka dipekerjakan berada di dapur umum dan bisnis-bisnis yang lain milik dari militan ISIS.

Wawan menambahkan, mereka yang telah bergabung juga karena biasanya diajak dari para saudaranya sendiri yang sudah lebih dahulu sudah menjadi bagian dari ISIS. Saudara itu memberikan cerita tentang seluk beluk enaknya masuk bersama dengan ISIS dan mengajaknya untuk bergabung.

“Memang tentang masalah yang seperti ini, hubungannya harus bisa saling mempercayai. Karena mereka juga sangat curiga untuk kehadiran orang yang memang tidak di kenal. Mereka masih memerlukan adanya rekomendasi dari orang yang memang sudah mereka kenal dan sudah di percaya,” ujar dari dirinya menjelaskan.

Dijelaskan oleh Wawan sendiri, mereka yang sudah bergabung bersama dengan ISIS tidak semuanya berada di garda terdepan untuk bisa berperang. Ada juga ygn di butuhkan untuk bisa menjadi perang yang lain, seperti tukang masak di dapur umum.

About The Author