Berita Internasional – Korban Ebola Dibiarkan Tewas Dijalanan

 

Ada berita tentang Ebola, dari seorang pemuda yang sudah terbaring dan sekarat berada di jalanan Liberia, dirinya di biarkan untuk membusuk dan di lihat dari warga serta anak-anak yang lewat dari kawasan tersebut.

Pria tersebut adalah korban dari Ebola setelah di seret keluar dari rumah mereka dan di buang berada di jalan-jalan negara tersebut oleh para kerabat mereka yang memang sangat ketakutan berada di dalam upaya putus asa untuk bisa menghindari berada di karantina, seperti yang sudah di sebutkan berada di surat kabar The Daily Mail, untuk hari ini Kamis (7/8/14).

Adanya virus yang sangat mematikan tersebut yang akan bisa membuat korban menderita sakit sangat parah dan pendarahan dari mata dan mulutnya, yang sudah merenggut banyak korban jiwa sebanyak 900 orang yang berada di Afrika Barat sampai saat ini.

Di saat minggu lalu, pemerintah Liberia yang sudah mengumumkan langkah-langkah ketat untuk bisa mencegah adanya penyakit tersebut termasuk untuk menutup sekolah, memaksa karantina berada di rumah korban sendiri dan pelacakan teman serta keluarga sendiri.

Lewis Brown yang menjadi Menteri Informasi Liberia yang sudah menyebutkan kalau penduduk setempat yang sudah mulai untuk seret tubuh keluarga mereka sendiri yang sudah di ketahui terserang adanya penyakit Ebola tersebut ke jalanan. Hal itu di sebabkan karena mereka sangat takut dengan peraturan pemerintah yang baru akan sangat beresiko tinggi tentang kesehatan mereka sendiri.

Dirinya juga sudah menjelaskan dengan kurang dari setengah mereka akan terinfeksi akan berhasil untuk mengatasi adanya penyakit Ebola ini, sudah banyak warga yang sudah anggap bangsal Ebola menjadi perangkap kematian.

“Maka dari itu mereka yang sudah mengeluarkan mayat tersebut dari rumah mereka, setelah itu di tempatkan mayat keluarga mereka tersebut berada di jalanan,” terang dari Brown yang di sebutkan kepada media Reuters.

“Mereka yang sudah membuka diri untuk menghindari resiko terserang ganti penyakit mematikan dan belum ada solusi tersebut, karena mereka akan menunggu kami untuk menjemputnya,” jelasnya lagi.

No related content found.

Be Sociable, Share!