Berita Internasional – Lagi, ISIS Penggal Orang Asli Inggris

 

Suatu kekejaman yang berasal dari kelompok militant Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) tidak ada hentinya dan saat ini sudah semakin meraja lela lagi. Seperti dari warga Inggris yang bernama David Haines yang menjadi korban eksekusi selanjutnya oleh ISIS dengan cara yang sama, yaitu di penggal kepalanya.

Seperti yang di kabarkan berada di harian Inggris seperti the Guardian untuk hari ini, Minggu (14/9/14) sudah melaporkan kalau ISIS melakukan eksekusi memenggal dari kepala orang Inggris tersebut metodenya sama dengan yang sudah di lakukan kepada jurnalis yang berasal dari AMerika Serikat,  James Wright Foley dan Steven Sotloff. Dari perlakuan yang sangat sadis tersebut sudah di lakukan mereka dan di unggah berada di suatu situs dan di beritakan ke public. Judul yang ada di dalam video tersebut adalah  “A Message to the Allies of America”.

Sama seperti dari korban kegasanan mereka sebelumnya, warga Inggris yang saat ini telah berusia 44 tahun tersebut menggunakan pakaian yang berwarna oranye dan di plontos kepalanya. Keduanya yang sudah terlibat berada di sebuah gurun pasir.

Berada di dalam video tersebut yang mempunyai suatu durasi selama 28 detik, Haines yang di ketahui sudah pernah untuk menjadi petugas anggota militer yang berada di Angkatan Udara Inggris selama 12 tahun menyampaikan pesan kematiannya di video tersebut. Secara khusus kalau pesan kematian tersebut yang sudah di tujukan kepada Perdana Menteri David Cameron.

“Anda yang bisa berkoalisi secara sukarela dengan Amerika Serikat melawan ISIS, sama seperti mantan yang dahulu yaitu Tony Blair. Anda malah meneruskan trens berada di antara PM kami yang tidak mempunyai untuk mengatakan tidak kepada Amerika Serikat,” ujar dari  Haines.

Sudah di ketahui dari tujuan ISIS tersebut adalah memberikan peringatan kepada para orang Inggris terutama berada di petingi negara Ratu Elizabeth tersebut untuk tidak bekerja sama dengan Amerika Serikat. Semakin miris saja yang sudah di lakukan para anggota ISIS saat ini.

Be Sociable, Share!