Berita Internasional – Militer Filipina Temui Jalan Buntu Lawan Abu Sayyaf

 

Upaya yang sudah di lakukan berada di Filipina di dalam membebaskan 18 orang asing termasuk juga dari 10 orang pelaut asli dari Indonesia yang di saat ini berada di tawanan militan Abu Sayyaf masih belum berhasil, alias mendapatkan jalan buntu. Ada satu peleton pasukan yang sudah di terjunkan berada di Provinsi Basilan memang tidak bisa melakukan apa – apa pada saat baku tembak melawan miitan Abu Sayyaf.

Adapun hasilnya ada sebanyak 18 tentara sudah tewas bersama dengan lima militan yang lain setelah terlibat adanya baku tembak selama kurun 10 jam. Sedangkan dari 50 tentara yang lainnya mengalami luka-luka serius. Setelah mengutip berada di dalam laman media Philippine Daily Inquier dimana di laporkannya ada sebanyak 10 peleton dihabisi sedangkan dari 4 orang di antaranya sudah di penggal. Padahal pasukan yang sudah di kirimkan adalah pasukan elite Filipina, mereka yang harus melawan dengan musuh banyak. Melawan 100 militan Abu Sayyaf.

“Adapun dari pasukan kami sendiri yang akan segera untuk menyerbu kita. Di perjalanan kami langsung di sergap,” terang dari juru bicara militer ada di wilayah Basilan, yang bernama Kolonel Benedict Manquiquis, disebutkan kepada laman media BBC setelah di siarkan berada di radio, hari kemarin Minggu (10/4/16).

Adapun keberadaan mereka ada di provinsi tersebut adalah ingin bisa memburu kepada militan Abu Sayyaf yang sudah di informasikan berada di pulau Joso. Mereka berusaha untuk mencari keberadaan dari kelompok yang sudah berafiliasi ISIS itu dalam dua minggu terakhir ini.

Dari pasukan elit khusus Batalion Ke-4 yang sudah di terjunkan berada di sana untuk mencari keberaaan dari militan Abu Sayyaf bukan pasukan sembarangan. Mereka menggunakan penerjun payung dan juga pasukan lintas udara. Adapun dari pasukan ini berada di bawah komando Pasukan Resimen Khusus. Ini adalah masalah besar terjadi berada di sana.

Be Sociable, Share!