Berita Internasional – PBB Mulai Cemaskan Memanasnya Hubungan Iran Dan Arab Saudi

Ketegangan diplomatik yang sudah terjadi antara Arab Saudi dan Iran kini telah menimbulkan kecemasan global, terutama masalah dengan segala upaya damai yang sudah di lakukan untuk bisa selesaikan beberapa konflik yang ada di kawasan Timur Tengah ini. Dari beberapa negara yang seperti Amerika Serikat, Indonesia, dan Rusia sudah memberikan desakan kepada Arab Saudi dan Iran agar bisa mengedepankan usaha damai, bahkan dari Ameriak Serikat dan Rusia menawarkan dirinya akan bisa menjadi penengah akan ketegangan ini.

Berada di sisi yang lain, krisis ini tentunya bisa memicu suatu kecemasan baru akan meningkatnya kekerasan sektarian yang ada di Timur Tengah. Maka tidak mengherankan kalau nantinya dari PBB bisa turun tangan menanggapi masalah krisis geopolitik ini. Cemas dengan keadaan saat ini, dari dewan keamanan PBB memberkan desakan agar dari segala pihak bisa mengedepankan dialog dan mengambil langkah-langkah agar bisa mengurangi ketegangan yang ada di kawasan tersebut.

Walaupun seperti ini, ada sebanyak 15 anggota Dewan Keamanan PBB, berada di hari Senin kemarin (4/1/16) memberikan kecaman adanya serangan kepada kedutaan Arab Saudi yang berada di Teheran. Dimana dari serangan itu sudah di lakukan oleh pemuda Iran yang sangat emosi tinggi etelah ulama terkemuka telah di eksekusi berada di akhir tahun lalu di Arab Saudi, Sheikh Nimr al-Nimr.

“Para anggota dewan keamanan PBB memberikan kecaman tentang segala serangan itu, dimana mengakibatkan gangguan berada di tempat diplomatik dan konsuler dan juga membuat kerusakan sangat serius,” terang dari Dewan PBB.

Dewan PBB meminta juga kepada Iran agar bisa melindungi beberapa properti personel diplomati dan juga dari konsuler agar bisa menghormati sepenuhnya hubungan internasional terkai masalah tersebut.

Bahkan untuk bisa meredam adanya suatu ketegangan yang ada antara kedua negara PBB, lembaga itu akan segera melakukan pengutusan kepada perwakilan khusus mereka yang ada di Suriah bernama Staffan de Mistura agar menuju ke Riyadh dan akhir pekan ke Teheran.

About The Author