Berita Internasional – Pemenggal ISIS Telah Luka Berat Terserang Serangan Udara AS

Kementrian Luar Negeri (Kemenlu) Inggris berada di akhir pecan lalu telah mendapatkan laporan perkembangan serangan udara militer Amerika Serikat dan Irak. Hal tersebut ternyata berada di dalam serangan udara tersebut tidak hanya bisa melukai pemimpin kelompok Islamic State of Iraq and al Sham (ISIS), Abu Bakar al-Baghdadi, akan tetapi juga sudah melukai dari tukang jagal yang sudah mengeksekusi adanya beberapa sandera, bernama John The Beatle.

Berasal dari laman media Daily Mail, untuk hari Minggu (16/11/14) memberikan suatu lansiran, John sudah di duga turut hadir berada di pertemuan tingkat tinggi yang di hadiri para pemimpin ISIS di hari Sabtu lusa kemarin, (8/11/14). Pertemuan tersebut yang sudah di gelar di sebuah bunker di bawah rumah di kota Al-Qaim.

Kendati seperti mendapatkan laporan itu, Kemenlu Inggris sudah menyebutkan kalau masih akan meneliti lagi dokumen yang di terimakannya itu.

“Kami sudah mengerti mengenai laporan bahwa dari individu (John The Beatle) yang memang sudah terluka saat ini masih menyelidiki lebih lanjut lagi,” ujar dari juru Bicara Kemenlu yang di sebutkan kepada wartawan untuk hari Minggu kemarin.

Mereka juga sudah menambahkan kalau mempunyai beberapa sumber untuk bisa memverifikasi berita tersebut.

“Dengan adanya insiden ini pada akhir pecan lalu kami sudah mendapatkan beberapa laporan dalam beberapa hari terakhir. Kami tidak mempunyai perwakilan di dalam Suriah sehingga telah menyulitkan kami untuk memberikan konfirmasi kebenaran laporan tersebut,” ujar dari Jubir tadi memberikan penambahan.

Adanya pernyataan senada juga sudah di sampaikan oleh Komandan Pusat Amerika Serikat. Kehadiran dari John dalam pertemuan itu di sudah di mengerti sebelumnya. Tidak di mengerti pasti apakah militer AS dan Irak memang sudah melakukan target kepada John di semenjak awal atau itu hanya terserang dengan kebetulan saja.

Menurut dari keterangan sumber Dailymail yang ada di Suriah, pertemuan rahasia ini sudah di hadiri oleh 30 petua dari berbagai daerah di Suriah dan Irak. Mereka telah berniat untuk angkat sumpah setia terhadap Baghdadi.

About The Author