Berita Internasional – Polisi Australia Lupa Tinggalkan Koper Isi Bom Di Bandara

Kabar dunia kini menginfokan yang sudah terjadi berada di Australia. Mengerti kabar dari Polisi Federal Australia (AFP) yang sudah mengatakan dirinya  telah meminta maaf kepada public karena telah ceroboh dengan tinggalkan alat peledak semacam bom yang tersembunyi berada di koper di Bandara Kingford Smith Internasional, Sydney. Dari keberadaan bahan peledak tersebut di sana di ketahui selama satu bulan.

Koper yang isinya alat peledak tersebut yang sudah berhasil di temukan oleh seseorang perempuan yang sudah menerimakan kompensasi dari pihak bandara, karena dari koper milik dirina tersebut saat ini telah rusak.

Harian local seperti The Australian yang di rilis untuk hari ini, Kamis (11/9/14) sudah memberikan lansiran kalau alat peledak berada di dalam koper tersebut mempunyai berat 230 gram dan di guankan untuk property dari latihan dengan anjing pelacak. Seorang perempuan tersebut merasa kaget kalau bawaannya itu isinya adalah alat peledak disaat dirinya membuka koper.

“Setelah alat tersebut berhasil di temukan,perempuan tersebut yang langsung kaget dan membawanya ke kantor polisi Cessnock, di New South Wales. Petugas polisi yang sudah melakukan evakuasi semua orang yang berada di dalam kantor, sebagai suatu langkah pencegahan yang ada,” ujar dari salah satu perwakilan dari AFP.

Dari alat peledak tersebut memang tidak aktif dan tidak ada warga yang menjadi korban pada saat itu. Koper tersebut yang sudah berhasil untuk di serahkan ke kantor polisi untuk Selasa kemarin. Padahal pada saat itu telah tergeletak dan di anggap koper yang hilang semenjak tanggal 14 Agustus lalu.

Lebih dari itu, pihak dari maskapai yang memberikan koper tersebut ke pihak yang mengurusi barang kehilangan, juga tidak tahu menahu isi yang ada di dalamnya,yang sudah tersimpan berada di koper.

Dengan adanya kecerobohan tersebut, Komandan dari AFP Bandara Sydney yang bernama Wayne Buchhorn yang sudah meminta maaf karena para calon penumpang dan pihak yang sudah terlibat di dalamnya.

About The Author