Berita Internasional – Ribuan Warga Jepang Peringati 67 Tahun Bom Atom Hiroshima

Berita Internasional – 67 tahun lalu tepatnya hari ini (6/8) pasukan militer Amerika Serikat menjatuhkan bom atom di kota Hiroshima, Jepang. Dalam aksi pengeboman yang dilakukan oleh pasukan militer Amerika Serikat tersebut telah menewaskan sekitar 140 ribu orang. Bom atom tersebut dijatuhkan dengan menggunakan pesawat tempur Amerika Serikat  B-29 yang disebut Enola Gay, sontak dengan jatuhnya bom tersebut kota Hiroshima berubah menjadi neraka.

Aksi pengemboman tersebut dilanjutkan tiga hari kemudian di kota Nagasaki dan kembali menewaskan sebanyak 70 ribu orang. Rata-rata para korban mengalami luka bakar dan sakit akibat terkena radiasi dari nuklir yang digunakan. Pengeboman tersebut terjadi pada babak akhir dari perang Dunia ke 2.

Untuk mengenang tragedi jatuhnya bom atom tersebut ribuan warga Jepang menghadiri upacara tahunan yang dilaksanakan di Hiroshima Peace Memorial hari ini (6/8). Dalam upacara tahunan tersebut juga di hadiri para korban selamat saat itu, keluarga dan kerabat korban, dan juga para pejabat pemerintah Jepang. Dalam upacara tersebut juga dilakukan dengan mengheningkan cipta tepat pukul 08.15 waktu setempat, dimana waktu tersebut merupakan waktu dimana bom atom dijatuhkan.

Walikota Hrishima Kazumi Matsau usai membacakan deklarasi perdamaian dalam upacara tersebut mengatakan pemerintah Jepang harus segera membuat kebijakan mengenai penggunaan energi nulkir tersebut. peraturan tersebut harus menjamin keselamatan dan kemanan masyarakat karena efek dari radiasinya sangat berbahaya bahkan mematikan.

Sementara itu Perdanan Menteri Jepang dalam pidatonya menyampaikan bahwa pemerintah Jepang akan terus menyerukan pentingnya dunia jika terbebas dari senjata nuklir. Selain itu akan meneruskan pengalaman ini kepada generasi seterusnya agar apa yang telah terjadi di Hiroshima ini akan menjadi pelajaran yang tak akan dilupakan.

Selain ribuan warga yang mengikuti upacara peringatan tersebut. ribuan warga lainnya tengah melakukan aksi demo. Para warga tersebut menyatakan untuk menolak penggunaan nuklir. Mereka menolak dengan alasan sangat membahayakan, apalagi saat gempa terjadi di Fukushima yang menyebabkan kebocoran radiasi dan memaksa sejumlah warga untuk mengungsi.

 

Berita Internasional

About The Author

Reply