Berita Internasional – Turki Akan Membangun Tembok Perbatasan Dengan Suriah

 

Negara Turki dengan pemerintahannya yang mengumumkan suatu rencana untuk bisa membangun sebuah tembok atau benteng yang bisa memisahkan negara tersebut dengan Suriah. Mereka yang mempunyai niatan untuk bisa mencegah masukkan beberapa teroris dan pejuang asing dari Turki menuju ke Suriah dan sebaliknya.

Berdasarkan laporan dari laman media Telegraph, untuk hari kemarin Jumat (24/7/15) yang sudah melansir kalau keputusan tersebut sudah di umumkan dari Wakil Perdana Menteri, Bulent Arinc, setelah menggelar adanya rapat kabinet berada di Ankara. Berdasarkan dari salah petinggi senior pemerintahan menyebutkan kalau panjang dari tembok itu bisa mencapai 901 kilometer bisa di hancurkan menjadi beerapa bagian setelah itu dibangun kembali dimanapun.

Dari tembok panjang tersebut juga akan di pasangi adanya kawat berduri. Lebih dari itu lampu nantinya juga akan bis di pasang sepanjang 118 km. Dari beberapa team patrol di sepanjang tembok perbatasan tersebut juga bisa lebih di maksimalkan lagi.

Pasukan bersenjata nantinya bisa bersiaga berada di sepanjang 365 km. Sisanya nantinya bisa di awasi langsung oleh pesawat tanpa awak atau drone. Lebihnya lagi pengintai berada di sepanjang perbatasan Suriah.

Dari adanya keputusan tersebut bisa membangun tembok penghalang ini hanya berselang selama tiga hari dari adanya serangan bom bunuh diri yang sudah terjadi berada di kota Suruc, kota yang langsung berbatasan dengan Suriah di Turki. Sebelumnya, dari area perbatasan dari kedua negara hanya ditandai dengan adanya kawat berlubang saja. Maka dari itu hal ini bisa menjadi suatu celah bagi para anggota kelompok militan dan juga para teroris untuk bisa menyebrang.

“Isu yang sangat penting di sini yaitu bisa mencegah masuknya beberapa orang penyelundup dan juga teroris yang menuju ke Turki dan bisa mengambil tindakan fisik berada di sepanjang perbatasan untuk bisa melawan ancaman dari beberapa kelompok ISIS,” terang dari Arinc.

Dari pemerintah Turki sudah memberikan penyalahan kepada ISIS akan adanya serangan yang sudah terjadi berada di hari Senin kemarin di Suruc. Serangan tersebut yang sudah menyasar langsung pada pertemuan yang sudah di lakukan dari para pemuda Kurdi dan aktivis berasal dari Turki yang hendak menuju ke Suriah untuk membangun kota Kobani.

Be Sociable, Share!