Berita International – Arab Saudi dan Jepang Menjadi Sasaran Anonymous

 

Memang sangat memanas akan perperangan yang terjadi di dunia maya khususnya dari dunia anonymous yang selalu mematikan sebuah web dari negara satu lawan negara satunya. Sebelumnya yang sudah mendapatkan serangan massal dari para hacker dan cyber tersebut terjadi menyerang ke negara Myanmar. Banyak kerugian yang terjadi akibat adanya suatu serangan yang sangat mengegetkan itu. Para pertas dari web ini memang bersifat hidden, jadi harus bisa menemukan di mana tempat mereka berada itu masih sangat sulit lagi.

Baru baru ini ada kabar yang sebutkan masalah dunia peretas situs-situs. Beritanya dari beberapa negara Arab yang sudah mendapatkan suatu serangan massal yang sudah menyerang bersamaan di dua negara yang letaknya di asia Pasifik. Negara – negara tersebut adalah Arab Saudi dan juga Jepang. Para hacker atau peretas tersebut menyerang dengan berani  mengkolapskan situs-situ milik dari pemerintahan dan juga situs-situs bisnis lainnya.

Di  negara sakura Jepang, situs yang sangat terkenal bernama Yahoo sudah berhasil untuk di terobos dan di otak-atik oleh para peretas tersebut. Tidak hanya meretas saja, namun mereka juga melakukan suatu pencurian akun Yahoo yang sebanyak 22 juta akun sudah di ambil alih oleh hacker atau peretas tersebut.

Seperti yang sudah di kabarkan Yahoo kalau Jepang telah mendapatkan suatu fakta bahwa ada suatu  pihak dari luar yang bertujuan untuk mengakses para akun dari mereka untuk bisa di otak-atik tanpa ada suatu bukti tertinggal. Walaupun sudah banyak akun yang di bobol,namun tidak ada satupun yang data yang sudah di ambil.

“Sudah kami periksan dan sudah kami pastikan kalau ada informasi yang katakan tidak akan ada suatu password dan juga profil yang akan di retas oleh hacker,”ujar dari Yahoo Jeoang yang sudah di kutip oleh jurnalis dari Strait Timas.

Yang lebih para yang sudah di retas adalah di Arab Saudi, banyak situs-situs penting sudah  berhasil untuk di teras oleh hacker tersebut. Banyak situs-situs lembaga negara banyak yang di retas,apalagi situs situs bursa dan juga keuangan sudah mereka retas dengan sangat mencengangkan.

 

Be Sociable, Share!