Berita International – ASEAN Angkat Sekjen Baru Asal Vietnam

 

ASEAN akhirnya mengangkat Le Luong Minh sebagai Sekjen baru mereka, Rabu (9/1). Mantan Wakil Menlu Vietnam itu disambut baik negara-negara ASEAN yang sedang menghadapi beberapa tantangan besar dalam 46 tahun sejarah organisasi regional Asia Tenggara ini.

Le Luong Minh lalu mengimbau pemingkatan kemajuan dalam kode perilaku terkait Laut Cina Selatan. Pemimpin ASEAN baru itu mengatakan, sembari mengupayakan adanya integrasi yang lebih besar, ia menyadari adanya tantangan politik dan ekonomi di dalam kawasan ini. Tantangan-tantangan yang dimaksud Minh di antaranya melambannya ekonomi global, meningkatnya bencana alam, serta sejumlah ancaman keamanan yang bisa saja mengganggu stabilitas kawasan Asia Tenggara.

Salah satu yang terbesar menurutnya adalah upaya penyelesaian atas sengketa wilayah di Laut Cina Selatan. Beberapa anggota ASEAN telah mengklaim kedaulatan perairan itu. Tidak hanya mereka, Cina pun ikut mengklaim. Minh secara khusus menyinggung mengenai perlunya sebuah penyelesaian sengketa ini.

“Dengan adanya perkembangan rumit terkait Laut Cina Selatan, ASEAN harus meningkatkan upaya ke arah perundingan terlebih dulu dengan Cina terutama untuk kesepakatan awal ke arah kode prilaku mengenai perairan ini,” ujarnya dalam sebuah pidato Rabu (9/1).

Vietnam, sebenarnya adalah salah satu dari empat negara ASEAN yang ikut mengklaim kedaulatan atas sebagian perairan ini. Negara lain yang bersikeras berhak atas Laut Cina Selatan adalah Filipina, Malaysia dan Brunei. Laut Cina Selatan diketahui sebagai perairan yang kaya ikan serta merupakan rute perdagangan penting.

Sejumlah pihak berharap Minh dapat menjaga sikap untuk tetap netral dalam menyelesaikan masalah ini. Salah satu yang angkat bicara yaitu Menteri Luar Negeri Indonesia, Marty Natalegawa. Ia menegaskan harus adanya sikap netral dan keterpaduan demi terciptanya keamanan regional.

“Kita harus terus mendukung perdamaian dan stabilitas kawasan Asia-Pasifik, kawasan yang menghindari kekerasan apalagi konflik. Sebaliknya, kita mendukung upaya damai bagi perselisihan, kemitraan dan perspektif yang mengakui perdamaian dan keamanan merupakan kepentingan bersama yang mesti dipelihara demi kepentingan semua.”

Dengan ini, Minh resmi menjabat sebagai sekjen ASEAN yang sebelumnya dijabat Surin Pitsuwan, pejabat Thailand yang memimpin ASEAN dalam sengketa perbatasan Thailand dan Kamboja, perubahan rejim di Birma dan serta bencana alam yang menghancurkan di seluruh kawasan tersebut.

 

Berita International

Be Sociable, Share!