Berita International – Barrack Obama : AS Mempunyai Kewajiban Moral Atas Suriah

Presiden dari negara adidaya Amerika Serikat (AS) yaitu Barack Obama telah memberikan suatu pernyataan kalau Amerika Serikat memiliki kewajiban moral untuk mengakhiri konflik yang berkepanjangan di Suriah saat ini. Dia telah mengingatkan, pihak Amerika tidak akan tinggal diam.

Pada saat konferensi pers di Washington, AS, Obama membela suatu kebijakan dari pemerintah AS yang telah kirimkan bantuan kemanusiaan bagi pengungsi Suriah dan memberikan bantuan non-lethal (bukan berbentuk senjata) kepada kelompok pemberontak yang bertujuan untuk melemahkan rezim Presiden Bashar al-Assad.

“Saya pikir itu bisa dipahami, ada keinginan untuk mendapat jawaban dengan mudah,” ujar Obama merujuk pada beragam kritikan yang muncul dan menginginkan peran AS yang lebih aktif di Suriah, termasuk mempersenjatai pemberontak Suriah.

“Tugas saya untuk menakar kepentingan keamanan nasional dan kemanusiaan kita di Suriah, dan juga memperkirakan mereka yang menentang keputusan saya yang bertujuan untuk keamanan Amerika,” imbuh Obama seperti dilansir AFP, Rabu (8/5/2013).

Lebihnya lagi, Barack Obama telah memberikan ungkapan dirinya tidak akan mungkin memutuskan kebijakan yang hanya berdasarkan dari harapan, akan tetapi dari pada analisis yang sangat dalam. Selain dari itu, lebih lanjutnya lagi menjaga keamanan di wilayah Amerika Serikat sendiri dan juga demi menjaga stabilitas kawasan Suriah dan juga sekitarnya.

“Saya pikir, kita memiliki kewajiban moral dan kepentingan keamanan nasional dalam A, mengakhiri pembantaian di Suriah, tapi juga B, memastikan bahwa Suriah akan tetap stabil demi rakyat Suriah dan agar tidak memicu kekacauan di negara tetangga,” tegas Obama.

Pernyataan Obama ini menanggapi kritikan politik yang memprotes pemerintahannya yang dinilai bertindak kurang cepat dan tidak tegas terhadap Suriah. Terlebih setelah beragam laporan muncul bahwa pemerintah Suriah menggunakan senjata kimia untuk memerangi kelompok pemberontak di wilayahnya.

“Saya tidak mengambil keputusan berdasarkan perkiraan,” ucapnya.

“Saya tidak bisa mengatur koalisi internasional berdasarkan perkiraan. Kita sudah pernah mencobanya sebelumnya, dan tidak berhasil. Ada beberapa hal selama masa pemerintahan saya yang saya katakan akan dilakukan dan itu akhirnya berhasil dilakukan,” tandas Obama.

 

About The Author

Reply