Berita International – Barrack Obama Merasa Kehilangan Sosok Margaret Thatcher

 

Sang presiden Amerika Serikat (AS) saat ini yaitu Barrack Obama mengerti akan kabar meninggal dunianya mantan Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcher di hari Senin (8/4/2013) kemarin. Barrack Obama sangat kagum dengan jasa yang sudah di buatnya untuk Inggris. Mengapa Presiden Barrack Obama sangat berduka cita dengan tokoh tersebut, karena Margaret Thatcher adalah teman sejatinya dalam memperjuangkan kebebasan dan kemerdekaan dunia.

“Sebagai seorang pendukung aliansi lintas samudera, beliau mengetahuiI bahwa dengan kekuatan dan kemampuan, kita mampu memenangkan Perang Dingin dan memenuhi cita-cita kebebasan itu,” ujar Obama dalam pernyataan tertulisnya, seperti dilansir AFP, Senin (8/4/2013).

Presiden Barrack Obama kagum terhadap Margaret Thatcher karena dirinya adalah tokoh wanita yang pernah memimpin Inggris yang juga bisa bangkitkan para kaum hawa agar bisa meraih segala mimpi dan cita-citanya. Maka dari itu perjuangan ini sangat membuat kagum bagi presiden negara adidaya tersebut, dan juga sudah di kenal banyak orang di seluruh dunia ini.

“Dengan kepergian Baroness Margaret Thatcher, dunia telah kehilangan salah satu pejuang kebebasan dan kemerdekaan, dan Amerika telah kehilangan seorang sahabat sejati,” tutur Obama yang merasa sangat sedih akan kehilangannya..

“Sebagai seorang perdana menteri, beliau membantu mengembalikan kebanggaan dan kepercayaan diri yang selalu menjadi ciri khas terbaik Inggris,” tambah dari presiden tersebut.

Barrack Obama pun memberikan ungkapan tambahan, bahwa negaranya Amerika Serikat selamanya masih akan mengenang dan tidak akan lupakan hubungan yang sangat akrab dengan Margaret Thatcher dengan mantan presiden lamanya Ronald Reagan. Apalagi mengingat di akhir perang dingin beberapa tahun yang lalu. Menurut dari Barrack Obama, Margaret Thatcher dalah salah satu contoh atau sosok wanita yang perlu di mengerti mengajari bahwa alur sejarah bisa dibentuk dengan keyakinan moral, keberanian besar dan kemauan keras.

“Michelle dan saya mengarahkan pikiran kami kepada keluarga Thatcher dan selurub rakyat Inggris, di mana kami akan terus bekerja sama seperti beliau mendedikasikan hidupnya orang-orang bebas berdiri bersama, menentukan takdir masing-masing,” tandas Obama.

 

 

Be Sociable, Share!