Berita International – Berakhirnya Masa Jabatan Presiden Korea Selatan

 

Masa kepemimpinan Presiden Korea Selatan, Lee Myung-bak segera berakhir tepatnya pada 19 Desember nanti. Meskipun masa pemerintahannya segera berakhir namun Lee telah menyisakan banyak prestasi gemilang ketika memimpin Korea Selatan sejak 19 Desember 2007.

Selama lima tahun menjalankan roda pemerintahan, Lee mampu membawa Korea Selatan melalui badai krisis ekonomi duunia. Bahkan mampu mengantarkan Korea Selatan menjadi salah satu raksasa ekonomi dunia. Hal ini dibuktikan dengan penghargaan internasional yang diperoleh Korea Selatan sebagai negara pertama yang mampu mengatasi krisis ekonomi pada 2008 dan 2010. Kemudian ada tiga lembaga pemeringkat kredit internasional yaitu S&P, Moody’s dan Fitch yang menaikkan peringkat kredit Korea Selatan.

Prestasi Korea Selatan tidak berhenti begitu saja. Mereka juga mampu mencapai nilai volume perdangangan di atas US$ 1 triliun. Dimana hal ini mampu menempatkan Korea Selatan di posisi ketujuh Klub 20-50. Sebuah klub yang beranggotakan negara-negara yang memiliki pendapatan per kapita per tahun lebih dari US$ 20 ribu atau setara dengan Rp 192,6 jta dengan populasi lebih dari 50 juta orang. Di bawah kepemimpinan Lee, perekonomian Negeri Ginseng mampu bergerak cepat.
Mengharmoniskan pembangunaan dengan pelestarian lingkungan dikatakan sebagai salah satu kunci sukses Lee dalam memimpin Korea Selatan. Korea Selatan menjadi tuan rumah Green Cilmate Fund yang kelak akan berfungsi sebagai bank dunia khusus di bidang lingkungan hidup dan perubahan iklim.

Beberapa program yang dilakukan Lee sejak awal pemerintahannya antara lain Doktrin Myung-bak dengan memberikan janji untuk merevitalisasi ekonomi serta mempererat hubungan dengan Amerika Serikat. Kemudian membangun kerjasama dengan Korea Utara usai perang Korea. Lee juga melakukan pertukaran kerjasama dengan Jepang, Cina dan Rusia. Selain itu Lee juga memperluas diplomasi di Asia dengan mempromosikan budaya Korea melalui pembukaan pasar bersama. Lee yang awalnya diragukan kemampuannya dalam memimpin Korea Selatan ini juga melakukan gebrakan dengan merombak struktur pemerintahan mantan presiden Roh Moo-hyun yang gemuk menjadi lebih efisien. Lee juga mewujudkan rencanya merestorasi Sungai Cheonggyecheon yang hitam pekat akibat limbah industru dan rumah tangga. Kepemimpinan Lee mampu membawa Korea Selatan menjadi lebih baik.

 

 

Berita International

Be Sociable, Share!

 

Tags

Related Posts

  • No Related Posts